Jogja Panas, Ini Penjelasan BMKG

BERITA JOGJA – Peningkatan suhu panas dirasakan oleh warga Jogjakarta dan sekitarnya sejak beberapa hari belakangan. Menurut Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja, Tony Agus Wijaya, penyebab suhu panas di Jogjakarta merupakan dampak dari datangnya musim pancaroba yang merupakan pergantian dari musim hujan ke musim kemarau. Tony menambahkan bahwa […]

BERITA JOGJA – Peningkatan suhu panas dirasakan oleh warga Jogjakarta dan sekitarnya sejak beberapa hari belakangan. Menurut Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja, Tony Agus Wijaya, penyebab suhu panas di Jogjakarta merupakan dampak dari datangnya musim pancaroba yang merupakan pergantian dari musim hujan ke musim kemarau.

Penyebab suhu udara di Jogja panas

Istimewa

Tony menambahkan bahwa pada musim pancaroba, biasanya perubahan cuaca terjadi. Peningkatan kecepatan angin serta suhu udara menjadi lebih panas biasa terjadi saat perubahan musim.

Selain karena musim pancaroba, posisi matahari yang berada tegak lurus di Jogjakarta dan sekitarnya juga memengaruhi suhu. Posisi matahari berada tegak lurus terjadi pada bulan Maret dan bulan Oktober.

“Suhu udara maksimal saat siang hari bisa mencapai 34 derajat Celsius. Suhu udara minimal pada pagi hari berkisar antara 23 derajat Celsius. Suhu minimal tersebut lebih tinggi daripada rata-rata suhu minimal pada bulan lain, yaitu 20 derajat Celsius,” jelas Tony.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar