Jokowi Bikin Nenek-nenek Pusing

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Jokowi enggak cuma jago bikin generasi muda dan pendukungnya pusing soal kebijakan yang dibuatnya. Tapi juga nenek-nenek. Seorang nenek berusia 65 tahun yang secara tidak sengaja bertemu Ketua KPK Busyro Muqodas tahun 2010-2011 di rumah sakit, curhat kalau Jokowi membuatnya pusing. “Ada problem rumit di sektor politik, semua masyakarat melihat berita televisi, […]

BERITA JOGJA – Jokowi enggak cuma jago bikin generasi muda dan pendukungnya pusing soal kebijakan yang dibuatnya. Tapi juga nenek-nenek. Seorang nenek berusia 65 tahun yang secara tidak sengaja bertemu Ketua KPK Busyro Muqodas tahun 2010-2011 di rumah sakit, curhat kalau Jokowi membuatnya pusing.

Jokowi bikin nenek-nenek pusing

Istimewa

“Ada problem rumit di sektor politik, semua masyakarat melihat berita televisi, tapi ada ibu rumah tangga yang seharusnya tidak layak mengikuti berita di televisi. Saya bertemu nenek-nenek saat antri visioterapi. Usianya 65-an tahun, sudah sakit-sakit, dia mengikuti perkembangan di TV dan pusing,” cerita Busyro saat menjadi pembicara dalam diskusi Jokowi dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi di IRE (Institut for Research and Empowerment) Sleman, Kamis (19/2).

Dia pun menyidir Presiden Joko Widodo yang dianggapnya tidak tegas dan justru membuat masyarakat pusing dengan tontonan politik.”Sebaik-baiknya orang itu tidak membikin susah orang lain, jadi presiden kok malah bikin orang lain pusing,” tegasnya.

Meski demikian dia memaklumi kondisi masyarakat yang begitu gelisah dengan kondisi tersebut. Namun dia mengingatkan bahwa konflik sebenarnya terjadi bukanlah konflik antara KPK dengan Polri.”Konflik sesungguhnya bukan KPK dengan Polisi, tapi dengan pebisnis-pebisnis busuk yang menginginkan adanya birokrasi yang busuk, supaya dia mudah menjalankan bisnisnya,” tandasnya

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar