Kekerasan Terhadap Jurnalis Masih Tinggi

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA -Kekerasan terhadap Jurnalis di Indonesia masih tetap tinggi. Hal ini dibuktikan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) selama 10 tahun terakhir. Koordinator bidang advokasi AJI Indonesia, Aryo Wisanggeni membeberkan data tentang kekerasan terhadap jurnalis. Ia membeberkan bahwa pada tahun 2005 ada 43 kasus, tahun 2006 ada 53 kasus, 2007 ada 70 kasus, tahun 2008 ada […]

BERITA JOGJA -Kekerasan terhadap Jurnalis di Indonesia masih tetap tinggi. Hal ini dibuktikan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) selama 10 tahun terakhir.

Udin

Demo penuntasan kasus Udin di Titik Nol Kilometer. (Foto: Azka Maula)

Koordinator bidang advokasi AJI Indonesia, Aryo Wisanggeni membeberkan data tentang kekerasan terhadap jurnalis. Ia membeberkan bahwa pada tahun 2005 ada 43 kasus, tahun 2006 ada 53 kasus, 2007 ada 70 kasus, tahun 2008 ada 59 kasus, tahun 2009 ada 37 kasus, tahun 2010 ada 51 kasus, tahun 2011 ada 49 kasus, tahun 2012 ada 51 kasus, tahun 2013 ada 40 kasus, dan tahun 2014 ada 41 kasus.

“Hampir semua kasus pembunuhan itu mesti tidak terungkap. Pembunuhan Agus Mulyawan wartawan Asia Press yang diberondong tembakan. Yang dihukum hanya pelaku yang di sana. Yang di Indonesia tidak,” ungkapnya.

Ia juga menyebut Kasus Udin yang kini tak pernah terungkap. “Kasus Udin juga, setelah Iwik dinyatakan tidak bersalah, Polisi masih meyakini Iwik. Ini ada pola yang sama. Sama-sama tidak ada kemauan untuk menuntaskan,” terangnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar