Kena Dampak Kasus Mary Jane, Sidang Narkotika di PN Sleman Tertunda Satu Bulan

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Pro dan kontra eksekusi mati terpidana mati, Mary Jane Fiesta Veloso diduga memengaruhi persidangan kasus serupa di Pengadilan Negeri (PN) Sleman. Salah satunya adalah persidangan dengan terdakwa Tety Herawati yang kedapatan membawa 4 kg sabu di Bandara Adisutjipto. Dugaan ini dikemukakan Kuasa Hukum Tety, Adnan Pambudi SH. Ia mengeluhkan adanya penundaan ini […]

BERITA JOGJA – Pro dan kontra eksekusi mati terpidana mati, Mary Jane Fiesta Veloso diduga memengaruhi persidangan kasus serupa di Pengadilan Negeri (PN) Sleman. Salah satunya adalah persidangan dengan terdakwa Tety Herawati yang kedapatan membawa 4 kg sabu di Bandara Adisutjipto.

Penjara

Istimewa

Dugaan ini dikemukakan Kuasa Hukum Tety, Adnan Pambudi SH. Ia mengeluhkan adanya penundaan ini setelah tiga pekan berturut-turut Jaksa Penuntut Umum (JPU) pengganti, Ismet Kurniawan menunda.

“Tapi ini ditunda untuk keempat kalinya. Sudah satu bulan. Alasannya masih sama, JPU belum siap tuntutan. Mungkin ini karena ada pro kontra kasus Mary Jane yang membuat pihak PN ingin mendinginkan suasana dulu,” katanya, Rabu (29/4) siang di PN Sleman.

Dalam dakwaan diketahui bahwa Tety bersama JM, rekannya kedapatan membawa narkotika jenis shabu seberat 2.102 gram dan 1.923,5 gram di dua koper ketika melewati bagian pemeriksaan Bandara Adisutjipto pada 28 Desember 2014. Tety yang didampingi Tim Kuasa Hukum dari PBHI Jogjakarta ini didakwa melanggar pasal 115 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar