Kepala Keponakan Dipalu, UT Diancam 15 Tahun Penjara

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Perkara penganiayaan anak dengan terdakwa UT (50) memasuki sidang perdana, Senin (9/3) pagi di Ruang III Pengadilan Negeri (PN) Sleman. Dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Daniel Kristianti SH mendakwa UT dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Merespon dakwaan JPU, Wiryatmi SH, […]

BERITA JOGJA – Perkara penganiayaan anak dengan terdakwa UT (50) memasuki sidang perdana, Senin (9/3) pagi di Ruang III Pengadilan Negeri (PN) Sleman. Dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Daniel Kristianti SH mendakwa UT dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

gelapkan 8 mobiterdakwa masih ngaku korban

Istimewa

Merespon dakwaan JPU, Wiryatmi SH, hakim yang memimpin sidang menyarankan agar terdakwa menggunakan jasa pengacara untuk melakukan pembelaan. Jika tidak mampu, maka PN Sleman akan mendampingi terdakwa selama persidangan.

“Kalau memang tidak mampu pengadilan akan menyediakan pengacara karena ancaman pidananya berat,” kata hakim yang kemudian diiyakan terdakwa.

Ancaman itu mengemuka setelah UT didakwa melanggar Pasal 76 huruf (c) jo. pasal 80 ayat (2) dan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Peristiwa ini sendiri terjadi pada bulan Januari lalu.

Pada Senin malam, (5/1) sekitar pukul 21.30 WIB terdakwa mendatangi rumah korban, Bhima Alesandro Priwardhana yang masih duduk di bangku SMA untuk menagih uang kontrakan ayahnya di bilangan Caturtunggal. Hanya bertemu ibu saksi korban, terdakwa kemudian langsung mengamuk dan memukul Bhima yang juga keponakannya sendiri menggunakan palu sebanyak dua kali hingga membuat korban tidak sadarkan diri.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar