Kisah Dinda Bocah Empat Tahun yang Terpisah dari Ibunya Gara-gara Jokowi

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Gara-gara aksi Presiden Jokowi yang mendadak membagi-bagikan buku tulis dan kaos, Dinda bocah yang baru berumur empat tahun terpisah dari orang tuanya. Peristiwa tersebut terjadi ketika Jokowi keluar dari Gedung Agung dan hendak pulang ke Jakarta. Tiba-tiba mobil yang dikendarainya berhenti dan dia membuka jendela mobil lalu membagikan buku tulis dan kaos. […]

Dinda menangis dipelukan Ibunya

Dinda menangis dipelukan Ibunya

BERITA JOGJA – Gara-gara aksi Presiden Jokowi yang mendadak membagi-bagikan buku tulis dan kaos, Dinda bocah yang baru berumur empat tahun terpisah dari orang tuanya. Peristiwa tersebut terjadi ketika Jokowi keluar dari Gedung Agung dan hendak pulang ke Jakarta. Tiba-tiba mobil yang dikendarainya berhenti dan dia membuka jendela mobil lalu membagikan buku tulis dan kaos.

Sontak aksi Jokowi membuat ratusan warga berhamburan ke arahnya. Dinda yang saat itu berada dipinggir jalan terdorong ke depan. Karena begitu banyak, tampak beberapa anak kecil terhimpit dan menangis.

Melihat hal itu Polisi pun meminta warga untuk mundur karena Jokowi mau membagikan buku tulis dan kaos untuk anak-anak saja. Namun seruan polisi tidak digubri warga.

Saat itulah Dinda terpisah dari orang tuanya. Beruntung seorang warga berhasil menarik Dinda dari kerumunan dan membawanya ke pinggir jalan. Saat ditanya siapa orangnya, Dinda justru menangis.

“Siapa yang kehilangan anak? Ini ada anak kecil cari bapak ibunya,” teriak warga tersebut setelah kerumunan mulai bubar.

Pada saat yang bersamaan, seorang petugas polisi juga mencari Dinda karena orang tuanya kehilangan Dinda. Setelah mendapati Dinda polisi pun memanggil orang tua Dinda yang berada di dekat Benteng Vredeberg.

Begitu melihat ibunya, Dinda pun kembali menangis kencang. Dia pun langsung dipeluk dan digendong ibunya.
Ayah dan Ibu Dinda pun kemudian dimarahi oleh polisi dan juga warga yang melihat peristiwa tersebut. Mereka merasa kesal dengan orang tua Dinda kerena lengah menjaga anak.

“Itu dibelikan minum biar tenang anaknya, makanya kalau ramai begini anaknya diperhatikan,” bentah salah seorang Polisi.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar