Ilustrasi letusan gunung tambora. (Dok. Nusantaranger)

Kisah Mistis Nyi Roro Kidul dan Gunung Tambora

Oleh Maya Eka,

Warga yakin kalau dentuman dari seberang lautan itu adalah suara meriam Nyi Loro Kidul

BERITA JOGJA – 5 April 1815, terdengar suara dentuman maha dahsyat. Orang-orang di tanah Jawa terbangun dan memukul kentongan keras-keras. Para tentara Inggris dan Kraton tak kalah terkejutnya. Mereka siaga, mengira letusan itu adalah bunyi tembakkan meriam.

Ilustrasi letusan gunung tambora. (Dok. Nusantaranger)

Ilustrasi letusan gunung tambora. (Dok. Nusantaranger)

Dalam The History of Java, Raffles menuliskan bahwa satu detasemen di Jogja ditugaskan untuk melihat apakah wilayah terdekat sedang diserang oleh negara lain Bahkan kapal-kapal di pantai pun disiagakan guna mengatisipasi kedatangan musuh.

Namun tak ada yang yang aneh atau melakukan penyerangan sama sekali. Sejarah mencatat kejadian ini di kemudian hari sebagai meletusnya Gunung Tambora. Dari peristiwa ini muncul keyakinan di masyarakat Jogja kala itu.

Lebih lanjut Raffles juga menerangkan bahwa orang-orang lokal mengaitkan letusan gunung Tambora dengan legenda Nyi Loro Kidul. Orang-orang beranggapan bahwa suara letusan dari seberang lautan itu adalah suara meriam Nyi Loro Kidul yang sedang menikahkan salah satu anaknya.

Pernikahan ditandai dengan satu tembakan meriam dari artileri supranatural milik ratu pantai selatan. Sedangkan abu vulkanik yang berterbangan adalah sisa-sisa bubuk mesiu dari meriam tersebut.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar