Soedarisman, Walikota ke-2 Jogja (Dok.Wikipedia)

Kisah Para Walikota Jogja: Soedarisman Poerwokosoemo (1947-1966)

Kisah yang cukup heroik terjadi saat Jogja didatangi pengusaha gula Belanda

BERITA JOGJA – Walikota ke-2 Jogja ini naik jabatan menggantikan M.Enoch (Baca: Kisah Walikota Jogja M. Enoch) pada 22 Juli 1947 berdasar UU Nomor 17 Tahun 1947. Pada UU tersebut Kota Jogja dikeluarkan dari Jogjakarta dan memiliki hubungan langsung dengan pemerintah pusat. Sultan Hamengku Buwono (HB) IX keberatan sehingga pengangkatan Soedarisman sebagai Wali Kota Haminte Kota Jogja dilakukan melalui tiga SK yang ditandatangani Presiden Sukarno, Mendagri, dan Sri Sultan HB IX.

Soedarisman, Walikota ke-2 Jogja (Dok.Wikipedia)

Soedarisman, Walikota ke-2 Jogja (Dok.Wikipedia)

Soedarisman tercatat sebagai Walikota terlama. Ia memimpin Jogja selama 19 tahun. Soedarisman sendiri dinilai merupakan sosok tepat memimpin Jogja di tengah pemulihan fisik dan psikis akibat Agresi Militer Belanda. Soedarisman juga menjadi saksi Pemilihan Umum (Pemilu) 1955 di Jogja.

Kisah yang cukup heroik terjadi saat Jogja didatangi pengusaha gula Belanda. Satu dekade usai Agresi Militer Belanda, para pengusaha Belanda minta agar diizinkan membangun kembali pabrik gula mereka yang hancur. Adanya pembangunan pabrik gula ini bisa memperbaiki perekonomian Kota, namun Soedarisman menolaknya.

Selo Soemardjan dalam Perubahan Sosial Kota Yogyakarta menuliskan alasan Soedarisman. Rakyat masih belum siap menerima kembali orang Belanda, apalagi di bisnis. Rakyat masih trauma akibat perbuatan orang Belanda juga tidak mau bekerja di bawah mereka jika masih merugikan.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar