Kisal pendekar silat

Tarsono, Pendekar Silat Legend Asal Jogja

Oleh Maya Eka,

Tarsono diajarkan ilmu kanuragan Kraton Jogja oleh cucu Sri Sultan Hamengku Buwono VII

BERITA JOGJA – Tarsono, merupakan nama yang sangat dikenal dalam dunia persilatan di Indonesia. Dia adalah seorang ahli bela diri yang berasal dari Jogjakarta. Pria kelahiran 24 April 1935 itu, mulai tertarik dengan bela diri sejak masih muda. Dia mengenal bela diri dari ayahnya, yang juga seorang pelatih bela diri di Perguruan Suci Hati.

Kisal pendekar silat

Istimewa

Tarsono balajar dasar ilmu bela diri dari sang ayah. Namun dia hanya sebentar berguru pada ayahnya. Tarsono yang memiliki antusias yang tinggi terhadap bela diri, akhirnya pergi dan berguru pada RM Harimurti, cucu Sultan Hamengku Buwono VII. Di bawah asuhan RM Harimurti dia belajar ilmu kanuragan Kraton Jogjakarta.

Pada usia 22 tahun, dia suah menjadi seorang pelatih bela diri di Jogjakarta. Dia terkenal sangat tangguh, dan tak terkalahkan ketika berkelahi. Masa muda Tarsono begitu akrab dengan perkelahian. Bahkan kala itu, ketika dia masih muda, dia adalah orang pertama yang dicari oleh Corp Polisi Militer (CPM), tiap kali ada perkelahian antar remaja di Jogjakarta.

Berawal dari seorang tukang berkelahi yang sangat disegani, berikutnya Tarsono pun menjadi orang yang diberi kepercayaan untuk melatih ilmu bela diri di Kodam I Iskandar Muda di Aceh. Bahkan, pada tahun 1965, Tarsono menjadi satu-satunya pelatih bagi para perwira untuk ilmu kekuatan di Kopassus.

Tarsono memang terkenal dengan kemampuan untuk mengatur pernafasan dan menggunakan tenaga dalamnya. Keahlian tersebut ternyata menarik perhatian banyak orang, sehingga banyak orang yang datang padanya untuk belajar. Banyaknya peminat ilmu pernafasan, membuat Tarsono akhrinya menulis buku tentang ilmu tersebut.

Pada tahun 1981, buku yang ditulis Tarsono terbit dengan judul Ilmu Pernafasan untuk Kesaktian dan Sugesti. Buku yang diterbitkan oleh Yayasan Budhi Mandiri tersebut ternyata cukup diminati, bahkan sempat dicetak ulang sebanyak tiga kali dalam satu tahun.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar