Kongkalikong: Warung Kopi Rasa Keluarga

BERITA JOGJA – Membayangkan warung kopi yang didominasi anak muda, tentu bukan pemandangan yang tak biasa. Lantas bagaimana kalau suasana warung kopi sebagian besar justru didatangi oleh keluarga, baik keluarga kecil, keluarga besar atau sampai kakek nenek pun pernah sowan ke tempat ini. Yup, nama tempat yang memberi ruang istimewa untuk keluarga itu adalah Kongkalikong. […]

BERITA JOGJA – Membayangkan warung kopi yang didominasi anak muda, tentu bukan pemandangan yang tak biasa. Lantas bagaimana kalau suasana warung kopi sebagian besar justru didatangi oleh keluarga, baik keluarga kecil, keluarga besar atau sampai kakek nenek pun pernah sowan ke tempat ini. Yup, nama tempat yang memberi ruang istimewa untuk keluarga itu adalah Kongkalikong.

Warung Kopi Kongkalikong

Suasana homy di Warung Kopi Kongkalikong. (Foto: Ecka)

Suasana ala keluarga itulah yang membedakan Kongkalikong dengan kafe lainnya. Hal itu dengan antusias dituturkan oleh Sandra, Supervisor Kongkalikong. “Awalnya kami memang menyasar anak muda, masih pakai desain kursi rotan tetapi ternyata seiring waktu keluarga juga  banyak yang berdatangan. Tak lupa kami juga memberi segmen untuk keluarga, sampai akhirnya kami ganti desain ruangan dan furnitur lebih santai seperti sofa. Banyak keluarga besar yang ingin hangout, bahkan pernah lho ada kakek nenek yang nongkrong di sini,” urai perempuan berambut pirang ini.

Pertama kali ada di Jogja, tepatnya 25 Desember 2013, konsep yang diusung sama seperti cabang sebelumnya di Malang, di Malang sendiri sudah ada sembilan cabang. Kongkalikong tegas dengan nuansa homy dan vintage. Tersebutlah Viki dan Laksono sebagai pendiri Kongkalikong yang kini sudah hampir dua tahun jadi bagian Jogja. Mereka berteman baik dan bekerja sama mendirikan tempat asyik sehingga disebut kongkalikong.

Biasanya event yang pernah Kongkalikong adakan tak jauh-jauh dari kesukaan banyak orang misalnya seperti live music dengan panggung mini terbuka. Sandra mengungkapkan, dengan tawaran suasana, tempat yang nyaman dan homy, meski banyak tempat baru bermunculan, mereka akan tetap dan terus datang ke Kongkalikong dengan alasan seperti kembali ke rumah sendiri.

Jenis masakan yang tersedia di Kongkalikong mulai dari barat dan Indonesia. Kalau anak  muda suka varian pizza dan pasta, kalau lokal ada masakan Iga. Untuk based pizzanya atau dikenal dengan dough juga buat sendiri. Untuk varian pasta avalaible pasta bolognaise, lasagna, carbonarra sampai Java de Pasta.

Sementara untuk varian traditional food selain Iga ada pula menu ayam betutu, ayam taliwang, ayam rica-rica, lengkap juga dengan sambal matah. Bagi pengunjung yang suka anget-anget ada pula ragam sup mulai dari cream pasta sup, zuppa soup, sup merah, chicken corn soup dan tom yam.

Di resto yang terletak di Jalan Tamansiswa ini juga khusus menyediakan family menu sebagai penegasan bahwa keluarga menjadi segmen yang tak kalah menarik dari anak muda. Menu keluarga terdiri dari koloke, ayam goreng, ayam saus kemangi, cumi sze cuan, chicken hainan, cumi masak telur asin, ayam lada hitam dan masih banyak lainnya.

Nasi goreng ikan asin

Nasi goreng ikan asin, salah satu menu di Kongkalikong. (Foto: Ecka)

Minuman yang tersedia ada mocktail, frozen, blended, aneka cappucino, coffee latte, float, arabica coffee dan minuman panas serta dingin lainnya yang nyaris semuanya memiliki plating yang menggoda dan menyegarkan. Yang paling unik menurut Bejo saat mencicipi ice java cappuchino, based sirupnya dari buah Kawista yang berasal dari Rembang, memang susah mencarinya di sini jadi didatangkan dari Rembang.

Aneka minuman Kongkalikong

Aneka minuman di Kongkalikong (Foto: Ecka)

Signature dish yang dicoba Bejo antara lain pizza, nasi goreng ikan asin dan salad kongkalikong. Menu pertama yang keluar adalah pizza ala kongkalikong dengan toping minimalis tetapi kulitnya yang crust dan renyah  menjadikan pizza ini pas untuk kudapan. Selanjutnya menu lokal dan banyak disuka orang yaitu nasi goreng, dan yang bikin nasi goreng ini spesial adalah toping ikan asin yang renyah tapi tidak terlampau asin, pas dengan seasoning-nya yang cenderung sweet. Selanjutnya, Bejo juga mencicip salad yang menjadi andalan Kongkalikong, sayuran, smoke beef dan telur rebus ditaruh dalam mangkuk dari kulit pastry dicocol oleh light dressing.

So, jika ingin hangout bareng keluarga, rasanya belum lengkap kalau tidak nongkrong di Kongkalikong. #cka

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar