Ladang Diserang Ribuan Tikus, Warga Tepus Balas Dendam

BERITA JOGJA – Ribuan tikus yang menyerang pekarangan dan ladang warga di Dusun Regedek, Giripanggung, Tepus, Gunungkidul, membuat kesabaran warga habis. Dengan menggunakan peralatan seadanya, para warga berburu hama pengerat tersebut ke beberapa tempat yang disinyalir menjadi sarang tikus seperti tumpukan jerami dan lubang-lubang batu. Salah seorang warga, Dwijo Prayitno mengatakan, serangan tikus ini biasanya […]

BERITA JOGJA – Ribuan tikus yang menyerang pekarangan dan ladang warga di Dusun Regedek, Giripanggung, Tepus, Gunungkidul, membuat kesabaran warga habis. Dengan menggunakan peralatan seadanya, para warga berburu hama pengerat tersebut ke beberapa tempat yang disinyalir menjadi sarang tikus seperti tumpukan jerami dan lubang-lubang batu.

Tikus

Istimewa

Salah seorang warga, Dwijo Prayitno mengatakan, serangan tikus ini biasanya terjadi pada malam hari. “Biasanya menyerang setelah maghrib, mereka makan apa saja, panen di rumah saya seperti kacang, jagung dan padi, dimakan semua,” ujarnya.

“Saat dijemur atau disimpan hasil panenan selalu dimakan tikus, saat ini sudah 30 persen penen milik saya habis dimakan tikus,” pungkas Dwijo.

Untuk merespon serangan ribuan tikus ini Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengajak masyarakat untuk menggalakkan gropyokan tikus di sekitar pekarangan dan tegalan milik warga. “Harus segera diatasi, dan kami juga akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaiakan masalah ini”.

Dukuh Regedek  Agus Satmoko  mengatakan kalau selama ini para warga juga telah berupaya untuk mengurangi serangan hama tikus dengan menggunakan jebakan tikus dan lain-lain. Namun, hasilnya selama ini selalu nihil. “Kami sangat kewalahan dengan kondisi ini, dan kami berharap pemerintah merespon kasus ini,” katanya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar