Limbah Biji Durian Bisa Jadi Sumber Bioplastik

Larutan kapur berperan penting dalam pembuatan bioplastik berbahan biji durian.

BERITA JOGJA – Penggunaan plastik tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan sehari-hari. Plastik sangat bermanfaat karena sifatnya yang ringan, kuat, tahan air, dan tahan korosif. Ketergantungan kita terhadap penggunaan plastik menyebabkan masalah yang semakin memprihatinkan bagi lingkungan.

UGM

Tim PKM UGM

Tumpukan sampah plastik di atas tanah dapat menghambat aliran air di dalam tanah sehingga dapat memicu terjadinya banjir. Sedangkan solusi selama ini untuk mengurangi limbah plastik seperti dengan cara recycle dianggap masih kurang efektif. Pembakaran untuk mengurangi limbah plastik juga justru akan mencemari udara.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa, kami mencoba meneliti mengenai plastik ramah lingkungan yang dapat terdegradasi di dalam tanah. Jenis bioplastik ada dua, yaitu plastik dengan bahan alami dan plastik yang berasal dari campuran bahan alami serta bahan sintetis. Pada penelitian ini, kami mencampurkan bahan organik berupa pati yang berasal dari biji durian dengan plastik sintetis Low Density Polyethylene (LDPE). Durian sendiri merupakan buah yang sangat melimpah di wilayah Indonesia.

Biji durian yang selama ini hanya menjadi limbah ternyata dapat dimanfaatkan menjadi sumber bioplastik. Kandungan pati pada biji durian mencapai 47.6% yang masih lebih besar jika dibandingkan dengan nangka hanya 36.7% dan pada singkong 37.6%. Maka dari itu, pada penelitian ini, kami memilih biji durian sebagai sumber pati.

Halaman

1 2

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar