Long Weekend, “Perampok” Jalan di Ring Road Bermunculan

Oleh Jatu Raya,

Di ring road, jalan sebelah kiri yang diperuntukkan untuk sepeda motor dan pesepeda tanpa malu-malu diambil pengemudi mobil

BERITA JOGJA – Long Weekend akhir tahun datang. Jogja jadi tujuan wisatawan lokal dan mancanegara mengisi hari libur Natal dan Tahun Baru. Ribuan kendaraan bermotor pun masuk ke Jogja. Akibatnya, pemandangan tak sedap kerap terlihat di jalan raya:Macet. Kemacetan ini berdampak pada dilanggarnya peraturan lalu lintas dan ruang jalan.

Jalan untuk sepeda motor sering diambil pengemudi mobil. (Foto: Aristides)

Jalan untuk sepeda motor sering diambil pengemudi mobil. (Foto: Aristides)

Seperti di ring road misalnya, jalan sebelah kiri yang diperuntukkan untuk sepeda motor dan pesepeda tanpa malu-malu diambil pengemudi mobil. Akibatnya, kemacetan pun tambah parah karena mobil dan sepeda motor saling berebut jalan.

“Perampokan” seperti ini sudah diprediksi oleh Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM jauh-jauh hari. Menurut Iwan Puja Riyadi, peneliti Pustral, ada dua faktor yang menyebabkan perampokan seperti ini terjadi. Pertama adalah karena saat ini bus tidak lagi menjadi pilihan utama dalam bepergian jauh. Masyarakat kini lebih senang mengendarai mobil pribadi atau menyewa mobil.

“Sekarang kredit mobil gampang dan murah. Sekaligus buat ngangkat gengsi, ya naik mobil saja daripada bus yang sebenarnya bisa angkut banyak orang,” katanya.

Sebab kedua adalah pola pikir para pengendara. “Sekarang falsafah di jalan raya itu ‘aku boleh begini, orang lain enggak boleh’ dan ‘mobil ya mobilku kok, arep opo koe’. Jadinya sudah sesat logika. Enggak heran lah kalau jalan buat motor dan sepeda diambil,” katanya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar