“Lupa Harga Diri” Secangkir Senja: Akrab Namun Sulit Dikenali

Oleh azkamaula,

"Lupa Harga Diri" dari band Folk asal Jogja ini bicara soal cinta dalam bingkai folk yang sebagaimana mestinya.

BERITA JOGJA – Band Folk asal Jogja, Secangkir Senja akhir Mei lalu merilis video klip single mereka berjudul “Lupa Harga Diri”. Lagu itu rencananya jadi bagian dalam album perdana yang kini sedang dipersiapkan bertajuk “Solitude Nature”.

Video klip “Lupa Harga Diri” bertema klasik. Tiap personel berdandan ala tahun 50-70an dalam sebuah rumah yang juga disetting klasik.

Secangkir Senja tak sekadar menjual kisah lewat video klip. Musikalitas mereka dalam lagu ini cukup merepresentasi musik folk secara literatur. Unsur akustik dan etnik tertata dengan baik saat latar sinden Jawa menyelimuti nada-nada ala Connie Francis. Hanya saja ada hal cukup mengganggu di bagian intro saat instrumen seperti xylophone, synth, dan biola yang cukup padat belum cukup menyatu.

Mendengarkan lagu dan menonton video klipnya seperti menonton cinta di zaman Galih dan Ratna. Mendengarkan “Lupa Harga Diri” seperti merasakan kembali bagaimana rasanya jatuh cinta pada pandangan pertama lalu menjalani hari sembari membayangkan momen yang sebentar itu sambil memburat senyum. Perasaan yang sebenarnya cukup akrab karena hampir dialami tiap orang tapi susah dikenali dalam realitas kekinian: tak ada lagi tempat bersembunyi.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar