Mahasiswa ini punya cara agar valentine tidak haram

Mahasiswa Ini Punya Cara Agar Valentine Tidak Haram

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Valentine haram. Demikian keyakinan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat setelah berasumsi bahwa perayaan Valentine diisi oleh maksiat semata. Imbauan ini bahkan sudah direspon kilat oleh sejumlah organisasi dengan menggelar aksi. Namun perdebatan masih terjadi. Ada yang berpendapat bahwa valentine tidak haram. Dari Jogja, seorang mahasiswa UNY, Muhammad Najih, punya pandangannya sendiri […]

BERITA JOGJA – Valentine haram. Demikian keyakinan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat setelah berasumsi bahwa perayaan Valentine diisi oleh maksiat semata. Imbauan ini bahkan sudah direspon kilat oleh sejumlah organisasi dengan menggelar aksi. Namun perdebatan masih terjadi. Ada yang berpendapat bahwa valentine tidak haram.

Mahasiswa ini punya cara agar valentine tidak haram

Istimewa

Dari Jogja, seorang mahasiswa UNY, Muhammad Najih, punya pandangannya sendiri tentang valentine. Ia tak sepenuhnya sepakat dengan MUI yang mengharamkan perayaan hari kasih sayang. “Yang haram sebenarnya bukan valentine-nya, tapi cara kita merayakannya. Kalau ke seks, mabuk, dan maksiat dalam mengimplementasikan kasih sayang jelas haram,” tegas mahasiswa Sejarah UNY ini.

Najih punya celah agar muslim juga bisa merayakan valentine. Menurutnya muslim harus keluar dari perayaan secara ekslusif. Misalnya merayakannya hanya dengan kekasih dan menghamburkan uang untuk membeli kado.

Menurutnya, valentine tak akan haram jika kasih sayang ditunjukkan secara komunal. “Misalnya mengungkapkan kasih sayang bareng pacar ke rumah panti asuhan bersama anak-anak atau ke panti jompo, itu kan lebih komunal buat merayakan valentine” tegasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

  • Arief Kurniatama

    ya, cukup masuk akal lah …

  • Marja

    kok namanya jadi muhamad najih? hahahaha