Mahasiswa UNY ubah puntung rokok jadi pembasmi hama

Mahasiswa UNY Ubah Puntung Rokok Jadi Pembasmi Hama

BERITA JOGJA – Bagi sebagian orang, puntung rokok dianggap sebagai sampah. Namun, di tangan mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), UNY, puntung rokok ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pemberantas hama atau insektisida nabati. Pemanfaatan puntung rokok menjadi pemberantasan hama tersebut dihasilkan dari sebuah penelitian yang dihasilkan oleh Martha Lina, Nrangwesthi Widyaningrum, […]

BERITA JOGJA – Bagi sebagian orang, puntung rokok dianggap sebagai sampah. Namun, di tangan mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), UNY, puntung rokok ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pemberantas hama atau insektisida nabati.

Mahasiswa UNY ubah puntung rokok jadi pembasmi hama

Istimewa

Pemanfaatan puntung rokok menjadi pemberantasan hama tersebut dihasilkan dari sebuah penelitian yang dihasilkan oleh Martha Lina, Nrangwesthi Widyaningrum, Addinunnisa Auliya Ipaulle, Maria Olivia Ero, serta Martiyah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diketahui bahwa puntung rokok dapat meningkatkan angka mortalitas hama hingga 100% dalam kurun waktu 3 hari.

Menurut Martha salah seorang anggota tim penelitian, hasil dari penelitian tersebut adalah sebuah ekstrak. Ekstrak tersebut dihasilkan dari puntung rokok yang direndam air selama 10 hari. Nantinya air rendaman tersebut disaring dengan menggunakan saringan dan lapisan tisu selama tiga kali penyaringan. Setelahnya air tersebut digunakan untuk menyemprot tanaman.

“Kami mencoba merendam tanaman kol yang terkena hama dengan ekstrak puntung rokok. Hasilnya, angka kematian hama hingga 100 persen pada hari ketiga. Di hari ketujuh penelitian mengalami perubahan bentuk yang signifikan,” jelas Martha.

Selain mengembangkan ekstrak puntung rokok, tim peneliti dari Jurusan Pendidikan Biologi UNY ini juga mengembangkan ekstrak daun pepaya dengan metode yang sama. Namun, hasil dari ekstrak daun pepaya berada di bawah ekstrak puntung rokok. Tanaman kol yang terkena hama kemudian direndam dengan ekstrak daun pepaya. Angka kematian hama sebesar 65% dalam lima hari.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar