Aksara Jawa Pura Pakualaman

Makna Aksara Jawa di Pintu Gerbang Pura Pakualaman

Oleh Maya Eka,

BERITA JOGJA – Pura Pakualaman merupakan salah satu bangunan bersejarah di Jogjakarta. Sama halnya dengan Kraton Jogja, Pura Pakualaman merupakan salah satu bangunan yang merekam jejak sejarah kerajaan Mataram. Pura Pakualaman didirikan pada 17 Maret 1813 di era kepemimpinan Sir Thomas Raffles. Ketika itu Raffles menunjuk Pangeran Notokusumo, Putra dari Sultan Hamengku Buwono I dengan […]

BERITA JOGJA – Pura Pakualaman merupakan salah satu bangunan bersejarah di Jogjakarta. Sama halnya dengan Kraton Jogja, Pura Pakualaman merupakan salah satu bangunan yang merekam jejak sejarah kerajaan Mataram.

Aksara Jawa Pura Pakualaman

Istimewa

Pura Pakualaman didirikan pada 17 Maret 1813 di era kepemimpinan Sir Thomas Raffles. Ketika itu Raffles menunjuk Pangeran Notokusumo, Putra dari Sultan Hamengku Buwono I dengan Selir Srenggowati sebagai Kanjeng Pangeran Adipati Paku Alam I. Dengan Diangkatnya Pangeran Notokusumo sebagai Paku Alam I, maka berdirilah Kadipaten Paku Alam, yang statusnya mirip dengan Praja Mangkunegaran di Surakarta.

Karena nilai sejarahnya tersebut, tak heran jika saat ini Pura Pakualaman menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, sama seperti halnya dengan Kraton Jogjakarta. Salah satu yang menarik perhatian para wisatawan anatara lain adalah banyaknya simbol-simbol dan tulisan dalam aksara jawa.

Tak heran jika wisatawan cukup tertarik dengan simbol-simbol dan makna yang tertulis dalam bentuk aksara jawa yang terdapat di beberapa bangunan. Karena di balik tulisan tersebut mengandung makna filosofi yang dijadikan sebagai pedoman hidup.

Halaman

1 2

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar