Malam Natal, Jogja Siaga Satu Terorisme

Oleh Kresna,

Kepolisian Republik Indonesia menetapkan Jogja sebagai daerah rawan terorisme dan berstatus siaga satu.

BERITA JOGJA – Kepolisian Republik Indonesia menetapkan Jogjakarta sebagai daerah rawan terorisme dan berstatus siaga satu. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jogja, Brigjen Pol Erwin Triwanto saat menggelar apel Operasi Lilin 2015 di halaman Polda Jogja, Rabu (23/12).

Jogja

Polisi menyiapkan diri menjaga malam natal di Jogja. (Foto: Kresna)

“Jogja masuk rawan terorisme yang memanfaatkan momentum Natal, tidak hanya Jogja saja, tempat lain juga siaga satu,” katanya usai apel.

Sementara itu dari pemetaan Polda Jogja ada 14 gereja rawan di Sleman, Bantul 7 gereja, Kulon Progo 6 Gereja, Gunungkidul 5 gereja dan Kota Jogja ada 7 gereja.

“Potensi kerawanan dipetakan berdasarkan konflik yang pernah terjadi dan juga pernah menjadi sasaran teror,” tambahnya.

Pihaknya pun akan melakukan pengamanan ekstra ketat di gereja-gereja yang masuk dalam kategori rawan. Dia juga mengimbau agar masyarakat juga turut menjaga keamanan. “Kami berharap masyarakat juga turut membantu menjaga keamanan,” tandasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar