psim

Manajemen PSIM Tak Tergoda Rp100 Juta Tim Transisi

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Salah satu regulasi dari Piala Kemerdekaan adalah soal pembagian grup dan adanya subsidi. Pihak tim transisi Kemenpora merencanakan 30 klub Divisi Utama (DU) dan amatir akan dibagi menjadi beberapa grup berdasarkan regionalnya. Selain itu tiap klub yang bersedia mengikuti turnamen yang digelar untuk mengisi kevakuman tersebut mendapatkan subsidi sebesar Rp100 juta. Menanggapi […]

BERITA JOGJA – Salah satu regulasi dari Piala Kemerdekaan adalah soal pembagian grup dan adanya subsidi. Pihak tim transisi Kemenpora merencanakan 30 klub Divisi Utama (DU) dan amatir akan dibagi menjadi beberapa grup berdasarkan regionalnya. Selain itu tiap klub yang bersedia mengikuti turnamen yang digelar untuk mengisi kevakuman tersebut mendapatkan subsidi sebesar Rp100 juta.

psim

Pemain PSIM akan tetap profesional pasca dihentikannya kompetisi oleh PSSI (Foto: Cahyo PE)

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum (Ketum) PSIM, Agung Damar Kusumandaru mengatakan subsidi sebesar Rp100 juta itu masih terlalu kecil untuk menggelar satu pertandingan. Belum lagi mengumpulkan dan mengontrak para pemain. Pasalnya banyak pemain yang menawarkan besaran kontrak dan jangka waktu yang berbeda-beda. Mustahil jika menyamakan nilai kontrak semua pemain.

“Cetak tiket dengan belasan ribu lembar saja sudah berapa. Belum lagi kontrak pemain dan mengumpulkannya. Misalnya satu pemain dikali 18 atau 22 pemain sudah berapa. Saat latihan perdana, kami juga harus bayar catering dan lain-lain. Apa iya cukup,” katanya.

Agung menambahkan bahwa pihaknya masih akan pikir-pikir berulang kali untuk menerima tawaran tersebut. “Soalnya masih belum jelas juga tujuannya apa,” pungkasnya.

 

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar