Masih Diteliti, Buah Jogja yang Bisa Hentikan Ketergantungan Obat Luar Negeri

Buah Ikon Jogja ini bisa digunakan untuk mengurangi ketergantungan impor obat-obatan dari luar negeri.

BERITA JOGJA – Buah Salak yang menjadi ikon buah Jogjakarta, ternyata memiliki banyak manfaat bagi manusia jika rajin mengonsumsinya. Salah satu manfaat mengonsumsi Salak adalah mampu meningkatkan kekebalan atau imunitas tubuh.

Buah Salak (Dok.Istimewa)

Buah Salak (Dok.Istimewa)

Hal ini disebabkan karena Salak kaya akan kandungan senyawa polifenol dan flavonoid. Senyawa tersebut dipercaya memiliki efek anti kanker dan mengaktifkan imunitas tubuh.

Temuan ini diungkap tim peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) Nurwahid Arbangi, Shahylananda Tito Yuwono, Danang Aryo Pinuji, Farah Uma Mauhibah, dan Dery Rahman Ahaddienata. Para peneliti tersebut menggunakan Salak Pondoh untuk mengujicoba potensi buah salak terhadap pertahanan atau imunitas tubuh.

“Kami mengujicobakan ekstrak buah salak yang kemudian diberi ethanol kepada mencit. Mencit tersebut sebelumnya sudah kami infeksi bakteri. Hasilnya, mencit yang kami beri ekstrak tersebut imun tubuhnya menjadi lebih baik,” terang Nurwahid.

Nurwahid menambahkan bahwa penelitian buah Salak tersebut masih merupakan tahap awal. Sehingga belum diujicobakan kepada manusia. Meskipun demikian Nurwahid dan anggota tim peneliti lainnya berharap bahwa penelitian yang mereka lakukan dapat terus dilanjutkan.

“Harapannya, kami ingin dari penelitian ini, Salak yang jumlahnya melimpah di Indonesia ini bisa digunakan untuk mengurangi ketergantungan impor Indonesia kepada obat-obatan peningkat imunitas. Semoga bisa digunakan sebagai alternatif terapi yang murah dan mudah bagi masyarakat Indonesia,” jelas Nurwahid.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar