Masuki Puncak Musim Hujan, Waspada 18 Titik Rawan Longsor di Jogja

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jogjakarta sudah memetakan 18 titik rawan longsor di Jogja

BERITA JOGJA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta memprediksi Januari-Februari ini Jogja bakal masuki puncak musim hujan. Seperti tahun sebelumnya, tingginya intensitas hujan di Jogjakarta membuat banyak wilayah yang rawan longsor.

Nah, untuk mempersiapkan dan meningkatkan kewaspadaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jogjakarta sudah memetakan 18 titik rawan longsor di Jogja.

Longsor

Longsor di Wukirsari. (Foto: Aristides)

Di Kabupaten Sleman, titik rawan longsor ada di Kecamatan Prambanan. Di Gunungkidul, titik rawan longsor ada di Kecamatan Patuk, Gendangsari, Nglipar, Purwoasari, dan Paliyan. Terus di Kabupaten Bantul kudu waspada di Kecamatan Kretek, Pleret, Pundong, Imogiri, Piyungan, sama Dlingo. Terakhir di Kabupaten Kulon Progo ada di Kecamatan Girimulyo, Kalibawang, Kokap, Pengasih, dan Samigaluh.

“Secara umum wilayah longsor itu berada di tebing jalan, gawir, lembah sungai, dan lereng gunung,” kata Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jogjakarta, Wahyu Pristiawan.

Kalau terjadi hal buruk, BPBD Jogjakarta sih sudah janji bakal siaga selama 24 jam dengan menyediakan sarana dan prasarana. “Meliputi logistik, bahan makanan, perahu karet, genset, pompa air dan perlengakapn lain,” janjinya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar