Mau Jadi Rentenir, Joko Larikan Uang Order RSUP Sardjito

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Gara-gara melarikan uang perusahaan sebesar Rp84 juta, Joko S harus berurusan dengan hukum. Karyawan PT Protekindo Sanita cabang Jogjakarta ini didakwa menyalahi pasal 372 KUHP oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurhayati SH, di depan majelis Hakim yang dipimpin Dr.Yanto SH, Rabu (18/3) kemarin. Dalam dakwaan subsidiair, diketahui bahwa Joko awalnya ditugasi pihak […]

BERITA JOGJA – Gara-gara melarikan uang perusahaan sebesar Rp84 juta, Joko S harus berurusan dengan hukum. Karyawan PT Protekindo Sanita cabang Jogjakarta ini didakwa menyalahi pasal 372 KUHP oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurhayati SH, di depan majelis Hakim yang dipimpin Dr.Yanto SH, Rabu (18/3) kemarin.

Mau Jadi Rentenir, Joko Larikan uang

Istimewa

Dalam dakwaan subsidiair, diketahui bahwa Joko awalnya ditugasi pihak perusahaan untuk menagih uang order barang ke RSUP Sardjito pada Desember 2012. Bertemu dengan saksi Murjiati, terdakwa lalu menagih uang operasional sebesar Rp83.550.983. Usai menerima cek, terdakwa langsung mencairkan uang di Bank Bukopin.

Dakwaan JPU dibenarkan oleh saksi Feri, atasan Joko. Usai disuruh menagih orderan ke RSUP Sardjito, Feri mengatakan bahwa terdakwa tidak pernah kembali lagi ke perusahaan. Akibatnya, kantor pusat di Jakarta lalu memperkarakan kasus ini hingga ke pengadilan.

“Tidak pernah ada niat terdakwa untuk mengembalikan atau menyicil uang yang digelapkan. Padahal sudah kami tunggu beberapa lama,” kata Feri.

Terdakwa sendiri membenarkan semua kesaksian dan dakwaan subsidiar yang dibacakan JPU. Uang sebesar hampir Rp84 juta tersebut digunakannya sebaga modal jadi rentenir. “Saya pinjamkan ke teman-teman buat modal,” katanya singkat.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar