Medsos Ungkap Bangganya Warga yang Main Hakim Sendiri

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Sudah biasa jika Media Sosial (Medsos) digunakan sebagai ajang pamer. Pamer foto, status, dan lain sebagainya. Ada juga yang pamer kebolehan sebagai pemberantas kriminal. Untuk hal yang terakhir ini, pengacara senior asal Bantul, Gunawan SH, melihatnya sebagai tindakan main hakim sendiri. “Sekarang lagi tren ya kalau ada kriminal, disikat dulu atau di-bully […]

BERITA JOGJA – Sudah biasa jika Media Sosial (Medsos) digunakan sebagai ajang pamer. Pamer foto, status, dan lain sebagainya. Ada juga yang pamer kebolehan sebagai pemberantas kriminal. Untuk hal yang terakhir ini, pengacara senior asal Bantul, Gunawan SH, melihatnya sebagai tindakan main hakim sendiri.

Istimewa

Istimewa

“Sekarang lagi tren ya kalau ada kriminal, disikat dulu atau di-bully terus difoto. Lalu fotonya di-upload ke media sosial. Saya sering lihat yang semacam itu. Jelas-jelas ini namanya main hakim sendiri,” katanya, Kamis (2/7) lalu.

Jika demikian, konsep hukum bernegara sama saja telah dilecehkan. Padahal, meski seseorang telah melakukan tindak kriminal, yang berhak menentukan salah atau tidak adalah pengadilan.

“Kalau dipukuli, ditelanjangi, sampai di-upload di Medsos begitu, sama saja sudah menghakimi. Dari sudut pandang hukum negara sudah kebablasan itu,” tegasnya.

 

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar