Mendadak Tersangka, Korban Penyekapan Divonis 1 Tahun Penjara

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Subandi (33) warga Gunungkidul yang didakwa menggelapkan Rp30 juta dengan UD Sari Jaya divonis satu tahun delapan bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Rabu (18/2) siang. Majelis hakim yang diketuai Marlius SH memvonis terdakwa satu tahun delapan bulan setelah terbukti melanggar Pasal 374 KUHP (primair) dan Subsidair pasal 372 KUHP yang […]

BERITA JOGJA – Subandi (33) warga Gunungkidul yang didakwa menggelapkan Rp30 juta dengan UD Sari Jaya divonis satu tahun delapan bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Rabu (18/2) siang. Majelis hakim yang diketuai Marlius SH memvonis terdakwa satu tahun delapan bulan setelah terbukti melanggar Pasal 374 KUHP (primair) dan Subsidair pasal 372 KUHP yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Iwan Setyawan tentang tindak pidana penggelapan dalam jabatan.

Seorang buruh mendadak disekap

Istimewa

“Dari kesaksian yang dihadirkan ke persidangan, terdakwa telah terbukti melanggar pasal 374 KHUP primair tentang penggelapan. Tuntutan Jaksa dua tahun lima bulan namun karena melihat terdakwa masih memunyai tanggungan anak dan istri jadi kami menetapkan terdakwa dihukum satu tahun delapan bulan dipotong masa tahanan,” vonis Marlius SH, di ruag sidang 4 PN Sleman.

Sebelum putusan berlangsung, terlebih dulu tim penasehat hukum Subandi membacakan pledoi atau Nota Pembelaan di depan majelis Hakim. Penasehat hukum Subandi yang diwakili Mohamad Yusuf, Detkri Badiron, Sapto Nogroho Wusono, Wandi Marseli, Nelson AP. Panjaitan, Budi Wandani, Wahyudi Sapta Putra, dan Paringotan Toa Marbun ari LBH Sikap menolak tuntutan yag disampaikan JPU. Dalam pledoi tim pembele menyampaikan sejumlah poin pendukung penolakan terhadap tuntutan.

Pertama, perbuatan hukum yang dilakukan terdakwa mengenai uang sebesar Rp113.428.500 secara hukum adalah bon atau hutang terdakwa pada perusahaan UD Sari Jaya. “Ini didasarkan pada fakta persidangan yang terungkap bahwa telah terjadi penyelesaian hutang dengan kesepakatan berupa dibuatnya surat pernyataan antara terdakwa dengan pimpinan UD sari Jaya,” jelas Mohamad Yusuf.

Kedua, terdakwa tidak terbukti melakukan penggelapan karena telah mengangsur hutang dengan cara dilakukan premi penjualan.Selama mengangsur bon, terhadap perusahaan terdakwa diwajibkan perusahaan tinggal di area perusahaan. Terdakwa tidak boleh keluar dari area perusahaan kecuali atas perintah perusahaan. “Meski perbuatan terdakwa terbukti, akan tetapi perbuatan terdakwa bukanlah perbuatan pidana atau memenuhi unsur-unsur yang dituduhkan melalui pasar 374 KUHP primair,” tegasnya.

Majelis hakim hanya memberikan waktu 60 menit rehat setelah mendengarkan pledoi lalu memutuskan hukuman. Tim kuasa hukum sendiri masih akan pikir-pikir tentang vonis tersebut.Subandi sendiri merupakan karyawan perusahaan UD Sari Jaya yang diduga disekap untuk melunasi hutang-hutang pada perusahaan. Pihak kepolisian turun tangan setelah mendapat laporan dari istri Subadi pada Mei 2014 lalu dan membebebaskannya dari penyekapan.

Lalu pihak Polda Jogjakarta memutuskan bahwa kasus ini merupakan kasus perdata karena tidak ditemukan alat bukti yang mengarahkan pada tindak pidana.Adapun berubahnya status terdakwa dari saksi menjadi tersangka terjadi pada 28 Agustus 2014 melalui surat panggilan nomor S.Pgl/904/VIII/2014/Ditreskrimum atas nama pelapor Hendry Purbonegoro.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar