Menolak Beri Servis Tambahan, Pekerja Seks Ditusuk Pelanggannya

Oleh Kresna,

Korban ditusuk sebanyak lima kali dengan pisau lipat oleh pelaku.

Ilustrasi Korban Pembunuhan

Istimewa

BERITA JOGJA – LD (21), seorang pekerja seks yang biasa beroperasi di wilayah Jogja, dianiaya oleh pelanggannya, Jeremy Gabriel Jacob (20), Selasa (29/9). Akibat penganiayaan tersebut, LD mendapatkan lima tusukan, tiga di leher; satu di punggung dan satu di bagian kepala. Akibat luka tusukan tersebut, LD hingga kini dalam kondisi kritis.

Penganiayan bermula ketika LD janjian kencan dengan Jeremy di hotel De Laxston, Jogja. LD datang ke hotel sekitar pukul 15.00 WIB dan check in di kamar no. 558. Tak lama berselang, Jeremy kemudian datang dan langsung masuk ke kamar hotel.

Menurut Kapolsek Gondokusuman, AKP Herry Suryanto, ketika awal janjian kencan, antara LD dengan Jeremy sepakat bahwa sekali kencan Rp.750 ribu. Ketika masuk hotel, Jeremy memberikan uang pangkal kepada LD sebesar Rp.500 ribu.

“Penganiayaan bermula ketika pelaku meminta servis tambahan kepada korban, namun ditolak. Kesal karena ditolak, pelaku kemudian langsung menghajar korban. Tak hanya itu, korban kemudian ditusuk sebanyak lima kali oleh pelaku menggunakan pisau lipat yang biasa dibawanya,” ujar Herry kepada para jurnalis di Mapolsek Gondokusuman, Rabu (30/9).

Herry menceritakan bahwa ketika dianiaya, LD sempat berteriak-teriak minta tolong. Teriakan ini kemudian didengar oleh tamu yang menginap di kamar sebelah kamar korban dianiaya. Tamu bernama Jupri tersebut kemudian segera menghubungi resepsionis.

Kemudian resepsionis melaporkan ke polisi. Setelah polisi datang, pintu kamar korban kemudian langsung didobrak dan terlihat korban sudah dalam kondisi tak menggunakan pakaian dan sudah bersimbah darah.

“Pelaku saat itu masih berada di dalam kamar hotel bersama korban. Pelaku langsung diringkus saat itu juga. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit Bethesda. Sekarang masih dirawat di ICU,” jelas Herry.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar