Metode Pengajaran Kuno, Pelajar Mulai Bosan Belajar Sejarah?

Sejarah tidak dipahami sebagai upaya pembelajaran nalar kritis, namun hanya sekadar mata pelajaran hapalan

BERITA JOGJA – Metode pengajaran sejarah nusantara di sekolah-sekolah tidak mengalami banyak perubahan. Sejarah tidak dipahami sebagai upaya pembelajaran nalar kritis dan analisis, namun hanya sekadar mata pelajaran menghapal lalu merapal.

Ilustrasi sejarah (Dok.Thejapandaily)

Ilustrasi sejarah (Dok.Thejapandaily)

Budiawan, Pengamat Media dan Budaya dari UGM menyatakan hal ini sudah lama terjadi. Saat ini dampaknya sudah mulai terlihat di kalangan pelajar. “Mata pelajaran sejarah nusantara mengalami penurunan. Banyak siswa yang menghindari pelajaran sejarah karena dianggap membosankan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar metode pembelajaran sejarah diperbarui sesuai zaman. Metode klasik atau tekstual dari puluhan tahun lalu dianggap sudah kuno. Ia mencontohkan metode belajar sejarah dari animasi atau film bisa digunakan agar siswa menyukai mata pelajaran sejarah.

“Penyampaian metode sejarah bisa lebih dinamis. Mau dari animasi, film pendek, atau kunjungan ke museum agar tidak membosankan, ” sarannya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar