MUI Godog Fatwa Toa Masjid

BERITA JOGJA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat ini sedang dalam proses penggodogan fatwa terkait penggunaan toa masjid dan pemutaran kaset mengaji. Kebijakan tersebut diambil lantaran mendapat masukan dari Wapres Jusuf Kalla yang sekaligus merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia terkait penggunaan toa dengan volume yang keras dianggap cukup mengganggu. Pembahasan fatwa yang sudah dimulain sejak […]

BERITA JOGJA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat ini sedang dalam proses penggodogan fatwa terkait penggunaan toa masjid dan pemutaran kaset mengaji. Kebijakan tersebut diambil lantaran mendapat masukan dari Wapres Jusuf Kalla yang sekaligus merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia terkait penggunaan toa dengan volume yang keras dianggap cukup mengganggu.

Masjid

Istimewa

Pembahasan fatwa yang sudah dimulain sejak Senin (8/6) hingga hari ini Rabu (10/6), semula tidak menyinggung mengenai poin-poin terkait. Namun pada perkembangannya Ketua MUI Din Syamsudin menyampaikan bahwa saat ini semua masukan yang disampaikan berbagai pihak sedang dibahas lebih lanjut.

“Sekarang sedang dibahas. Semula tidak masuk agenda tapi karena ada permintaan, maka dibahas,” ungkapnya dilansir dari BBC Indonesia Rabu (10/6).

Ketika disinggung mengenai pendapatnya terhadap pemutaran kaset mengaji, Din pilih bersikap netral smbari menunggu keputusan akhir sidang yang berlangsung di Tegal.

“Ada yang setuju ada yang tidak setuju, maka biarkanlah para ulama yang sedang bersidang di Tegal yang akan menentukannya,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar