Naik Merapi Ngepop Bikin Banyak Pendaki Pemula Nekad

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Pendakian gunung yang dipandang sebagai aktivitas ngepop dan keren oleh anak-anak muda membuat banyak pendaki-pendaki pemula bermunculan. Bahkan mereka yang baru duduk di bangku SMA dan belum pernah mendapatkan pelatihan survivel dengan enteng mendaki gunung. Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha Taman Nasional Gunung Merapi, Tri Atmojo di Merapi sendiri sebagain besar […]

BERITA JOGJA – Pendakian gunung yang dipandang sebagai aktivitas ngepop dan keren oleh anak-anak muda membuat banyak pendaki-pendaki pemula bermunculan. Bahkan mereka yang baru duduk di bangku SMA dan belum pernah mendapatkan pelatihan survivel dengan enteng mendaki gunung.

Gunung Merapi Beritajogja

Dokumen istimewa

Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha Taman Nasional Gunung Merapi, Tri Atmojo di Merapi sendiri sebagain besar pendakinya adalah pemula. Banyaknya pendaki pemula ini diduga karena jalur daki yang mudah.

“Sebagian besar yang mendaki Gunung Merapi, pelajar atau pendaki pemula. Mereka kebanyakan memandang naik gunung itu aktivitas yang ngepop dan keren,” katanya pada beritajogja.id melalui sambungan telpon, Jumat (29/5).

Tidak hanya itu, beberapa pendaki bahkan tidak memiliki pengetahuan dasar dalam mendaki gunung. Itu terlihat dari perlengkapan mereka yang tidak memenuhi standar, bahkan beberapa hanya mendaki menggunakan sandal, celana jeans bahkan logistik pas-pasan.

“Karena dipandang Ngepop, naik ya hanya pakai sandal jepit, celana jeans, logistik juga pas-pasan. Dengan itu mereka beranggapan bisa menahlukkan Gunung Merapi, padahal anggapan itu tidak benar,” tegasnya.

Karena itu dia pun berencana akan memberikan edukasi dengan membuat diskusi dan seminar tentang pendakian bagi para pendaki pemula.

“Mulai dari basecamp akan diedukasi. Rencananya kita akan adakan semacam seminar atau diskusi juga, tapi ini masih kita bahas dulu,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar