Nasib Florence Diputuskan 31 Maret

Oleh Kresna,

BERITA JOGJA – Nasib Florence Sihombing, terdakwa kasus pencemaran nama baik pada Jogja akan ditentukan pada sidang putusan pekan depan. Pada sidang pembacaan replik di Pengadilan Negeri (PN) Jogjakarta, Selasa (24/3) Ketua Majelis Hakim Bambang Sunarto SH sendiri yang menjadwalkan sidang putusan tersebut. “Mahkamah Agung (MA) telah memberikan batas waktu liam bulan untuk memutuskan perkara […]

BERITA JOGJA – Nasib Florence Sihombing, terdakwa kasus pencemaran nama baik pada Jogja akan ditentukan pada sidang putusan pekan depan. Pada sidang pembacaan replik di Pengadilan Negeri (PN) Jogjakarta, Selasa (24/3) Ketua Majelis Hakim Bambang Sunarto SH sendiri yang menjadwalkan sidang putusan tersebut.

Sidang Florence

Florence Sihombing (Foto: Cahyo PE)

“Mahkamah Agung (MA) telah memberikan batas waktu liam bulan untuk memutuskan perkara ini. Sidang pekan depan agenda putusan,” katanya.

Dalam sidang sendiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahayu NR membacakan replik sebagai jawaban atas Pledoi yang dibacakan Florence, Senin (23/3) kemarin (Baca: Florence: Tuntutan Jaksa Cacat, Bebaskan Saya!). Menurut JPU Pledoi Florence masih memuat rasa emosional dan tidak intelek.

“Oleh karena itu JPU tetap pada tuntutan yaitu enam bulan kurungan dengan masa percobaan 12 bulan dan denda Rp10 juta subsider tiga bulan,” katanya.

Florence sendiri juga tetap berdiri pada nota pembelaannya. Dirinya menganggap sudah tidak diperlukan lagi tanggapan tertulis. “Saya sudah minta maaf pada pelapor yang disaksikan sendiri oleh Ratu Hemas,” katanya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar