Ngeri! Campuran Miras Oplosan Jogja Terdeteksi Bahan Pengawet Mayat

Oleh Kresna,

Para korban mencampur miras dengan metanol yang dipakai orang Mesir kuno untuk mengawetkan mayat.

BERITA JOGJA – Campuran miras oplosan di Jogja makin berbahaya. Tidak hanya mencampur dengan buah atau lotion saja, para korban juga diketahui mencampurnya dengan bahan-bahan berbahaya seperti metanol yang dipakai orang Mesir kuno untuk mengawetkan mayat.

miras oplosan (dok istimewa)

miras oplosan (dok istimewa)

Campuran ini diketahui usai tim dokter dari RSUP Sardjito melakukan autopsi luar tubuh korban miras oplosan. Di depan wartawan, Selasa (9/2), tim dokter menemukan campuran metanol yang bikin geleng-geleng kepala.

dr.Lipur Rinaningtyas dari Forensik RSUP Sarjito membeberkan dari darah jasad korban terkandung 230 miligram metanol.

“30 miligram hingga 100 miligram metanol sudah bisa membuat nyawa melayang. Sedangkan kadar 15 miligram sudah bisa menyebabkan kebutaan. Kalau untuk etanol 400 miligram bisa menyebabkan gangguan motorik dan koma, 200 miligram bisa membuat gangguan pada penglihatan,” terangnya.

Dugaan sementara para dokter adalah korban mencampurkan metanol sendiri ke miras oplosan. Hal ini dikuatkan SK, pembuat miras oplosan yang ditangkap kepolisian ketika mengaku hanya mencampurkan etanol dalam miras oplosan. Secara teori, etanol bisa mencegah metanol merusak organ dalam tubuh.

“Saya nggak tahu asalnya. Secara teori etanol seharusnya bisa mencegah metanol merusak organ dalam, tapi karena kadarnya lebih kecil jadi tidak bisa. Kadar metanolnya besar sekali, asalnya dari mana tidak tahu,” ungkapnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar