Ilustrasi Pemerkosaan

Pacar Lakukan Kekerasan? Jerat dengan Pasal Ini

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Kekerasan dalam pacaran marak terjadi. Namun baru sedikit yang melaporkannya pada pihak yang berwajib. Menurut Muhammad Iqbal dari Organisasi Bantuan Hukum (OBH) Sekar Melati Jogjakarta, ketidaktahuan korban menjadi salah satu penyebabnya. Kekerasan dalam pacaran tidak hanya sekadar fisik semata namun juga psikis. “Kekerasan psikis misalnya  meneror, stalking, sampai mengintervensi hak-hak pribadi individu,” […]

BERITA JOGJA – Kekerasan dalam pacaran marak terjadi. Namun baru sedikit yang melaporkannya pada pihak yang berwajib. Menurut Muhammad Iqbal dari Organisasi Bantuan Hukum (OBH) Sekar Melati Jogjakarta, ketidaktahuan korban menjadi salah satu penyebabnya.

Ilustrasi Pemerkosaan

Kekerasan dalam pacaran tidak hanya sekadar fisik semata namun juga psikis. “Kekerasan psikis misalnya  meneror, stalking, sampai mengintervensi hak-hak pribadi individu,” terangnya.

Kekerasan dalam pacaran melanggar hukum yang berlaku. Untuk korban yang berusia di bawah 18 tahun, kekerasan ini bisa dilaporkan dengan menjerat pelaku melalui Pasal 80 ayat (1) UU No. 23 Tahun 2002 dengan ancaman pidana paling lama tiga tahun dan denda Rp72 juta.

Sementara itu untuk yang berusia 18 tahun atau di atasnya, korban dapat melakukan pelaku kekerasan dengan Pasal 351,352, dan 353 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar