Pacar Posesif? Ini Kata Pelajar SMA

Oleh Maya Eka,

BERITA JOGJA – Punya pacar possesif? Ke mana-mana dihubungin dan harus laporan macam bodyguard. Simak nih pendapat para pelajar di Jogja. “Putusin lah, baru jadi pacar aja posesif banget. Apalagi kalau udah serius, bisa gila. Enggak ada untungnya sih punya pacar posesif, kita malah bisa ketularan,” ujar Doni Mahedra, pelajar SMA Muhammadiyah 1 Jogja. Anita, […]

BERITA JOGJA – Punya pacar possesif? Ke mana-mana dihubungin dan harus laporan macam bodyguard. Simak nih pendapat para pelajar di Jogja.

Posesif

Dokumen Istimewa

“Putusin lah, baru jadi pacar aja posesif banget. Apalagi kalau udah serius, bisa gila. Enggak ada untungnya sih punya pacar posesif, kita malah bisa ketularan,” ujar Doni Mahedra, pelajar SMA Muhammadiyah 1 Jogja.

Anita, pelajar SMA 3 Jogja punya pendapat berbeda. “Selingkuhin terus putusin. Biar dapat cadangan dulu maksudnya, tuntutan jomblo berat coy,” katanya.

Pacar posesif memang berpotensi melahirkan kekerasan dalam berpacaran. Seperti menguntit dan lain sebagainya. Angesty Putri Ageng, Psikolog Yayasan Pulih menegaskan bahwa menguntit bahkan mengecek telepon pacar dan surat elektronik merupakan bagian dari kekerasan.

“Tujuan dari kekerasan itu menanamkan kontrol terhadap pasangan,” terangnya yang kerap diminta bantuan untuk konseling kekerasan dalam pacaran.

“Wah baru tahu kalau ngecek SMS itu masuk kekerasan. Padahal saya sering, siapa tahu dia selingkuh,” keluh Astri, pelajar dari SMA Muhammadiyah 2 Jogja.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar