Pagar Malioboro Dikritik, Wali Kota: Nanti Dikondisikan

Oleh Maya Eka,

Walikota Jogja, Haryadi, memberikan tanggapan atas hujanan kritik pagar pembatas di Malioboro

BERITA JOGJA – Menanggapi kritikan pagar oranye Malioboro, Walikota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan sebenarnya tujuan pemasangan pagar besi itu untuk menambah kenyamanan penjalan kaki. Sebab selama ini trotoar kerap digunakan sebagai tempat parkir becak dan motor.

Pagar berwarna oranye di sepanjang Malioboro menyulitkan penyandang disabilitas. (Foto: Istimewa)

Pagar berwarna oranye di sepanjang Malioboro menyulitkan penyandang disabilitas. (Foto: Istimewa)

“Sebelum ada pagar, jadi tempat parkir becak dan motor. Inikan nggak bener,” katanya saat dihubungi lewat telpon, Senin (18/1).

Dia mengaku sudah kerap memperingatkan becak dan motor agar tidak menggunakan trotoar sebagai tempat parkir. Sayangnya hal itu tidak digubris. “Dulu ada tamannya, dirobohkan biar pejalan kaki semakin leluasa. Tapi ternyata justru untuk parkir. Lalu kita pagar supaya trotoar tetap menjadi milik pejalan kaki,” ungkapnya.

Sementara itu terkait dengan tertutupnya jalur khusus disabilitas (Baca: Pagar Sepanjang Malioboro Tak Ramah Disabilitas) karena pemasangan pagar tersebut, Haryadi pun mengatakan akan mengakomodasinya. “Itu portabel, bisa dilepas, nanti kita kondisikan untuk yang disabilitas,” tandasnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar