Pakar: Pemkot Tak Pernah Menata Ruang Kota Jogja

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Sebagian besar warga Jogja protes atas semrawutnya Kota. Iklan reklame sampai baliho berjejer di mana-mana. Di dunia nyata dan maya, sebagian besar warga berbondong-bondong mengkritik Pemkot yang absen dalam melihat penataan ruang kota. “Sebenarnya tidak ada penataan ruang kota di Jogja. Yang ada hanya pembangunan, peletakkan, dan perizinan. Tugas mereka (pemerintah) sejatinya […]

BERITA JOGJA – Sebagian besar warga Jogja protes atas semrawutnya Kota. Iklan reklame sampai baliho berjejer di mana-mana. Di dunia nyata dan maya, sebagian besar warga berbondong-bondong mengkritik Pemkot yang absen dalam melihat penataan ruang kota.

Ruang Kota Jogja

Iustrasi ruang kota (Pusaka)

“Sebenarnya tidak ada penataan ruang kota di Jogja. Yang ada hanya pembangunan, peletakkan, dan perizinan. Tugas mereka (pemerintah) sejatinya adalah mengelola, namun realitanya kita tahu sendiri bagaimana,” kata Ir. Gunung Radjiman, tokoh besar Pusat tudi Pengembangan Wilayah Regional Universitas Gadjah Mada (UGM) ini kala ditemui di kantornya.

Adapun yang dimaksudkan dengan penataan ruang menurutnya adalah menata kembali wilayah kota yang dihuni kaum urban dalam rangka memfasilitasi hak publik dan individual. Namun, dalam pembangunan, hak publik sedikit sekali disinggung. Dosen berusia 65 tahun ini memberikan contoh konkret.

“Adanya peletakkan reklame yang besar menutupi pemandangan para pejalan kaki atau pengendara. Padahal mereka punya hak untuk melihat bangunan bersejarah atau yang lainnya. Gunung Merapi saja sudah mulai tertutupi reklame jika dilihat dari Selatan,” tambah Radjiman yang juga seorang arsitek ini.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar