Pariah: Album Perdana Warmouth yang Penuh Kemarahan

Ada luapan kemarahan, ketakutan, dan hasrat berkontemplasi dalam album perdana Warmouth.

BERITA JOGJA – Ada luapan kemarahan, ketakutan, dan hasrat berkontemplasi dalam album terbaru band Hardcore asal Jogja, Warmouth, bertajuk “Pariah”. Resmi dirilis, Jumat (16/6) hari ini, 11 lagu bertempo cepat dan kelam itu sukses mengajak pendengar meninju sisi sensitifnya yang terdalam lalu mengeluarkannya secara membabi buta.

Mereka memang tidak suka basa-basi. Lagu-lagu dalam “Pariah” sengaja dibuat memang untuk menyentuh sisi sentimentil dengan sound berat dengan gebukkan drum yang cepat.

“Semua ini kami tuang dalam musik yang cepat sekaligus berat. Kami ingin menghajar kuping pendengar tanpa banyak basa-basi,“ ujar I Made Dharma, gitar sekaligus vokal Warmouth.

Poster Warmouth-Pariah (Dok Samstrong)

Poster Warmouth-Pariah (Dok Samstrong)

Album perdana I Made Dharma Astika Kariada, Rahmat Gunawan (drum), dan Kurniawan Laksono (bass, vokal) ini digarap selama dua tahun. Di bawah label Samstrong Records, album ini dirilis dalam bentuk CD dan kaset bekerjasama dengan Disgusting Tapes.

“Album juga akan didistribusikan di luar Indonesia seperti Singapura, Jepang, Malaysia, Jerman,dan Amerika,” kata Aditya dari Samstrong.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar