Pelajar Kelas 1 SMA Ini Rancang 26 Penjambretan di Ring Road

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – SW, warga Gamping diancam pidana berat setelah didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bekti Wicaksono dengan pasal 362 KUHP. Pria berusia 23 tahun ini tak membantah dakwaan primair yang dibacakan JPU bahwa telah 26 kali melakukan penjambretan. Dalam sidang kedua dengan agenda pemeriksaan saksi, Kamis (7/4) di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, JPU menghadirkan […]

BERITA JOGJA – SW, warga Gamping diancam pidana berat setelah didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bekti Wicaksono dengan pasal 362 KUHP. Pria berusia 23 tahun ini tak membantah dakwaan primair yang dibacakan JPU bahwa telah 26 kali melakukan penjambretan.

Maling sambil bawa anak

Istimewa

Dalam sidang kedua dengan agenda pemeriksaan saksi, Kamis (7/4) di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, JPU menghadirkan dua saksi yang memberatkan Sri. Kedua saksi adalah Nike (20) korban penjambretan di Ring Road Utara dan PR (16) rekan korban.

Majelis Hakim terkejut bukan main saat mengetahui saksi PR (16) adalah otak dari 26 kali aksi penjambretan yang dilakukan terdakwa Sri Wahyu di Ring Road sekitar Sleman. “Kamu kecil-kecil begini jadi dalangnya ternyata ya? Apa saja tugas mu?,” tanya RR Endang selaku anggota majelis hakim usai diberi tahu JPU soal keterlibatan PR.

Menjawab pertanyaan Hakim, PR membeberkan bahwa dirinya bertugas menentukkan lokasi penjambretan, waktu, dan mengambil barang korban. Ia juga mengaku telah melakukan perbuatan itu bersama terdakwa sejak Januari 2015 lalu.  “Orang tua enggak peduli juga,” jawabnya yang dihukum satu tahun di Pengadilan Anak (PA).

Sementara itu saksi korban, Nike, mengalami kerugian sekitar Rp15 juta akibat ulah SW dan PR. “Dalam tas saya yang dijambret ada iPhone 5, iPhone 6 dan Blackberry. Juga surat-surat,” katanya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar