Pelaku Pembacokkan Berantai di Sleman Diperiksa Pekan Depan

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Eksepsi terdakwa pelaku pembacokkan berantai, Faqih Amrullah, ditolak Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Selasa (28/7) siang kemarin. Majelis Hakim yang dipimpin I Gede Saptiawan, dalam putusan sela, mengatakan bahwa kasus sudah masuk pokok perkara dan tidak ada kesalahan dalam surat dakwaan Jaksa. “Oleh karena itu eksepsi terdakwa tidak bisa diterima karena sudah masuk […]

BERITA JOGJA – Eksepsi terdakwa pelaku pembacokkan berantai, Faqih Amrullah, ditolak Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Selasa (28/7) siang kemarin. Majelis Hakim yang dipimpin I Gede Saptiawan, dalam putusan sela, mengatakan bahwa kasus sudah masuk pokok perkara dan tidak ada kesalahan dalam surat dakwaan Jaksa.

Korban Pantai Sadranan

Ilustrasi korban (Foto: Cahyo PE)

“Oleh karena itu eksepsi terdakwa tidak bisa diterima karena sudah masuk dalam pokok perkara dan surat dakwaan telah disusun tanpa adanya kesalahan,” terang Hakim di depan Jaksa Bambang Setiawan dan kuasa hukum terdakwa Suwarno SH dan Budi Darmadi SH.

Budi Darmadi sendiri tetap merasa dakwaan Jaksa yang menjerat kliennya dengan pasal berlapis 338 dan 351 KUHP tidak bisa diterima. Pasalnya, yang dilakukan kliennya bukan termasuk pembunuhan berencana namun aksi spontan usai dimarahi orang tuanya di rumah. “Jadi tidak tepat jika didakwa dengan pembunuhan berencana, klien saya khilaf, bukan sengaja membunuh korban,” ujarnya.

Dengan demikian maka sidang akan langsung masuk ke agenda pemeriksaan saksi pekan depan. “Pekan depan rencananya akan ada beberapa saksi yang akan dihadirkan ke pengadilan. Semoga saja tidak ada yang trauma dan bersedia memenuhi panggilan,” ujar Bambang usai persidangan.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar