Pemakai Narkoba Kritik Hukuman Penjara yang Tak Efektif di Jogja

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Hukuman penjara bagi penyalahguna atau pecandu narkoba di Jogja tidak efektif. Bukannya sembuh, peluang untuk menjadi pemakai bahkan makin menjadi-jadi. Demikian kisah WJ, terdakwa penyalahguna narkoba jenis ganja dan sabu mengisahkan pengalamannya selama di dalam penjara di depan Majelis Hakim yang diketuai I Gede Saptiawan, Selasa (14/7) di Pengadilan Negeri (PN) Sleman. […]

BERITA JOGJA – Hukuman penjara bagi penyalahguna atau pecandu narkoba di Jogja tidak efektif. Bukannya sembuh, peluang untuk menjadi pemakai bahkan makin menjadi-jadi.

Penjara

Istimewa

Demikian kisah WJ, terdakwa penyalahguna narkoba jenis ganja dan sabu mengisahkan pengalamannya selama di dalam penjara di depan Majelis Hakim yang diketuai I Gede Saptiawan, Selasa (14/7) di Pengadilan Negeri (PN) Sleman. Kondisi yang demikian sudah dibuktikannya sendiri ketika meringkuk dalam penjara tahun lalu dengan kasus yang sama.

“Saya sebelumnya juga sudah dihukum masuk penjara karena kasus yang sama tahun 2013. Tapi di penjara tidak dapat apa-apa untuk sembuh. Waktu saya keluar 2014, saya langsung ingin rehab di Panti Grasia selama 6 bulan,” terangnya di depan hakim.

Dalam sidang pemeriksaan terdakwa, WJ juga membeberkan absennya negara dalam memassifkan sosialisasi ke kampung-kampung. Ia mencontohkan di kampungnya, tak pernah ada sosialisasi.

“Di kampung saya tidak pernah ada sosialiasi dari negara soal bahaya narkoba. Tidak pernah ada,” tegasnya yang kembali didakwa pasal 111 Jo 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika itu.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar