Pembalap Muda Sleman Diapresiasi

Oleh Jatu Raya,

Olahraga balap mengajarkan anak-anak berkompetisi dan menerima kekalahan.

BERITA JOGJA – Pembalap muda di Sleman yang ikut serta dalam BMX Thrill Super League di Youth Center beberapa waktu lalu mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh masyarakat.

Salah satunya Danang Wicaksana Sulistya. Danang mengatakan bahwa anak-anak yang mengikuti kompetisi BMX punya banyak dampak positif. Salah satunya adalah terbiasa untuk berkompetisi.

Danang Wicaksana Sulistya

Danang Wicaksana Sulistya ketika ngobrol santai di kediamannya, Jumat (7/8) pagi. (Foto: Azka)

“Sejak kecil sudah berani dan terbiasa berkompetisi adalah hal yang luar biasa. Saya angkat jempol buat anak-anak yang ikut BMX Super League. Luar biasa,” puji Danang.

Adapun pembalap Sleman yang meraih juara dari TK sampai SMP. Mereka adalah Rasya Satria Utama dari TK Negeri 1 Sleman menyabet juara satu diikuti Akio Galang Giga Pradipta dari TK Mutiara Persada Sleman di kelas Peewee A. Lalu untuk kelas Pewee B (7-8) tahun,  ada Muhammad Hanif dari Parakan diikuti Andy Lova Noer dari SD Karangmoko II Sleman di tempat kedua. Di kelas Peewe C juara tiga diduduki Andhika Deno dari SD Gambiranom Sleman.

Di kelas Youth A, dua pembalap asal Jogja juga berjaya di posisi satu dan dua atas nama Aditya Putra Pratama (SMP Muhammadiyah 3 Depok) di tempat pertama dan Aditya Fajar (SMPN 3 Sleman) di posisi dua. Lalu Rafif Zaky asal SMP Negeri 2 Ngaglik di posisi dua Youth B.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat bagi para pemenang. Ke depan, masa depan BMX di daerah ada di tangan mereka. Semoga nantinya pemerintah bisa terus mendukung pengembangan para atlet kita itu,” tutup Danang.

 

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar