Pembangunan Apartemen Bikin Anak-Anak Karangwuni Kehilangan Waktu Belajar dan Istirahat

BERITA JOGJA – Warga Dusun Gadingan, Sinduharjo, Ngagglik bersama warga Karangwuni, Caturtunggal, Depok, Sleman kompak meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menghentikan pembangunan apartemen. Sebab, menurut mereka pembangunan apartemen menimbulkan dampak sosial dan lingkungan. Teti Budi contohnya, Koordinator Paguyuban Warga Karangwuni Tolak Apartemen Uttara (PWKTU) ini sudah kerap menemui pihak DPRD dan SKPD terkait. Namun pertemuan mereka […]

BERITA JOGJA – Warga Dusun Gadingan, Sinduharjo, Ngagglik bersama warga Karangwuni, Caturtunggal, Depok, Sleman kompak meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menghentikan pembangunan apartemen. Sebab, menurut mereka pembangunan apartemen menimbulkan dampak sosial dan lingkungan.

Karangwuni tolak apartemen

Anak-anak Karangwuni ketika merayakan Hari Air Sedunia, Minggu (22/3) pagi. (Foto: Aristides)

Teti Budi contohnya, Koordinator Paguyuban Warga Karangwuni Tolak Apartemen Uttara (PWKTU) ini sudah kerap menemui pihak DPRD dan SKPD terkait. Namun pertemuan mereka kerap tidak menghasilkan apa-apa selain tanya. Dalam pertemuan, PWKTU sendiri mengeluhkan dampak lingkungan dan suara bising pembangunan apartemen yang membuat anak-anak kehilangan waktu belajar dan istirahat.

“Pembangunan yang sampai malam membuat kami tidak bisa istirahat. Nasib kami digantung. Pekan ini kami akan coba ke Bappeda untuk mengadukan pembangunan apartemen,” ujarnya.

Sementara itu Tri Wantoro dari Dusun Gadingan mengeluhkan adanya dampak lingkungan seperti tercemar dan menyusutnya air di sekitar pembangunan apartemen. “Air permukaan warga menyusut dan limbahnya merugikan warga sekitar,” katanya.

Mendapat banyak keluhan, DPRD Sleman akhirnya meminta Pemkab berhenti memproses pengajuan izin pembangunan apartemen dan hotel. Pihak DPRD takut jika tidak dikontrol, maka Pemkab akan merasakan kerugian yang besar.

“Sleman saat ini diuntungkan dengan banyaknya investasi yang masuk, tapi kalau tidak dikontrol bakal jadi bumerang bagi Pemkab,” kata Sofyan Darmawan, Wakil Ketua DPRD Sleman.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar