Pemkot dan Warga Belum Satu Kepala Soal Jogja Kota Wisata

Adanya kesatuan visi dan misi Pemkot dengan warga enggak bisa ditunda lagi menatap Jogja Kota Wisata

BERITA JOGJA – Predikat Jogja Kota Wisata tampaknya mulai meresahkan warganya sendiri. Soalnya selama long weekend atau libur panjang di Jogja, enggak sedikit warga yang mengeluhkan kemacetan di banyak jalan sehingga mengganggu aktivitas. Kalau kata peneliti Pusat Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, Iwan Puja Riyadi, adanya banyak keluhan dan kritik menandakan belum kompaknya pemkot dan warga soal Jogja Kota Wisata.

Tugu Jogja dipenuhi anak muda yang lagi selfie. (Foto: Aristides)

Tugu Jogja saat long weekend dipenuhi anak muda yang lagi selfie. (Foto: Aristides)

“Kalau dibandingkan dengan kota lain seperti Bali misalnya, saat di lampu merah, bus-bus yang ngangkut banyak wisatawan itu enggak ada yang kasih klakson. Soalnya pemerintah sama warganya sudah tahu kalau mereka yang bakal ngasih pajak ke daerah,” bebernya belum lama ini.

Banyaknya keluhan kemacetan juga membuktikan bahwa transportasi Jogja kudu berbenah. Perlu ada satu sistem yang dibuat di mana Pemkot dan warga sama-sama nyaman kalau mau menghadapi long weekend seperti kemarin.

“Tapi pertama-tama kudu disatukan dulu lah pemkot sama warga. Apakah satu visi dan misi soal Jogja Kota Wisata, atau malah enggak sama sekali. Soalnya ini akaAn menentukkan nasib kota ke depan,” katanya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar