Pengendara Kini di Jogja Tak Santun Seperti Dulu?

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Sebanyak 36 ribu pengendara tewas di jalan raya. Artinya, lima orang meninggal di jalan raya karena kecelakaan tiap jamnya. Demikian data yang korban kecelakaan di jalan raya yang dibeberkan AKBP Burkhan Rudi Satria dari Biro Operasi Polda Jogjakarta, Sabtu (4/7) saat berbuka puasa bersama di STMIK Amikom. “Banyaknya kecelakaan yang menewaskan pengendara […]

BERITA JOGJA – Sebanyak 36 ribu pengendara tewas di jalan raya. Artinya, lima orang meninggal di jalan raya karena kecelakaan tiap jamnya. Demikian data yang korban kecelakaan di jalan raya yang dibeberkan AKBP Burkhan Rudi Satria dari Biro Operasi Polda Jogjakarta, Sabtu (4/7) saat berbuka puasa bersama di STMIK Amikom.

Mudik

Istimewa

“Banyaknya kecelakaan yang menewaskan pengendara tidak melulu karena kesalahan jalan raya. Sejumlah pengendara juga tidak memerhatikan situasi dan peduli pada dirinya sendiri,” tambahnya.

Ia mencontohkan Jogja. Menurutnya, terjadi degradasi pada pengendara di Jogja. Sebagai orang Jogja asli, Burkhan kerap mengamati hal ini. Menurutnya, dibandingkan zaman dulu, saat ini pengendara di Jogja sudah banyak yang melupakan kesantunan di jalan raya.

“Kalau zaman dulu banyak pengendara yang memberikan kesempatan bagi pengendara yang lainnya. Lihat kanan dan kiri, santun di Jalan Raya. Sekarang saya melihat situasi sudah jauh berbeda,” jelasnya.

Untuk itu ia mengimbau saat musim mudik nanti, pengedara mulai kembali ke kesantunan zaman dulu. Jangan hanya memikirkan diri sendiri dengan kebut-kebutan atau tidak memberi kesempatan pada pengendara lain.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar