Peninggalan Tarekat Mason di Jogja

Peninggalan Tarekat Mason di Jogja

Oleh Maya Eka,

BERITA JOGJA – Sebagai kota yang pernah dihuni pemerintah kolonial bersama warganya, Jogjakarta tak lepas dari dugaan penyebaran ajaran Freemason. Di Jawa, sebagaimana dituliskan Dr. T.H. Stevens dalam Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962, ajaran ini dikenal dengan Tarekat Mason. Puluhan loji besar di Jogja disebutnya sebagai peninggalan Tarekat Mason. […]

BERITA JOGJA – Sebagai kota yang pernah dihuni pemerintah kolonial bersama warganya, Jogjakarta tak lepas dari dugaan penyebaran ajaran Freemason. Di Jawa, sebagaimana dituliskan Dr. T.H. Stevens dalam Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962, ajaran ini dikenal dengan Tarekat Mason.

Peninggalan Tarekat Mason di Jogja

Istimewa

Puluhan loji besar di Jogja disebutnya sebagai peninggalan Tarekat Mason. Dalam loji besar anggota tarekat bertemu dan mendiskusikan berbagai hal yang berkaitan dengan penyimbolan yang bermakna filosofis.

Selain Loji, salah satu peninggalan yang diduga kuat adalah Tugu Jogja. Pada 2010, isu ini sudah berhembus kencang melalui pemberitaan di media sosial. Hal ini dikarenakan ditemukannya dua simbol zionis yang melekat di Tugu Jogja, yaitu bintang david dan tanduk unicorn. Adapun bintang david ditemukan pada salah satu sisi tugu. Sedangkan tanduk unicorn disebut berada di bagian atas.

Dugaan ini diperkuat dengan tulisan Stevens bahwa pembangunan besar-besaran dilakukan kolonial di kota Semarang hingga Jogjakarta yang dimulai sejak 1860. Ia menuliskan bahwa Tarekat Mason dibawah Majelis Tahunan Nederland tengah menjalankan program bernama “Batu Kasar” untuk menduniakan ajaran Mason.

Program ini merupakan gerakan peletakan simbol freemason pada bangunan yang berbidang tegak dan berbentuk persegi. Tugu, pada waktu itu dibangun kembali setelah runtuh akibat gempa.

Percaya?

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar

  • taufada

    hihihihi percaya gak percaya sih…