Perbedaan Gerhana Matahari di Jogja 1983 dengan Saat Ini

Situasi Jogja ketika gerhana matahari tadi pagi dengan 33 tahun lalu berbanding 180 derajat.

BERITA JOGJA – 33 tahun lalu gerhana matahari juga bisa disaksikan di Jogja seperti Rabu (9/3) pagi tadi. Tapi banyak perbedaan yang terasa dari gerhana 33 tahun lalu, tepatnya 1983 dengan kekinian.

Ilustrasi gerhana matahari (Dok Istimewa)

Ilustrasi gerhana matahari (Dok Istimewa)

Gerhana Matahari pagi tadi disaksikan penuh suka cita oleh masyarakat di beberapa tempat, Tugu Jogja misalnya yang jadi pusat keramaian. Warga yang nonton bareng ada yang bawa teropong, kacamata, ada yang melamar pasangan, lalu beribadah bersama-sama. Riuh tepuk tangan pun terdengar saat matahari mulai tertutup bulan.

Beda seperti tahun 1983. Tak ada suasana riuh macam hari ini di Jogja. Masyarakat dilarang keluar rumah. Pemerintah pun mengeluarkan imbauan ini melalui Tim Evaluasi Gerhana Matahari Total. “Dulu tahun 1983 itu di TV disiarkan terus kalau nonton gerhana bisa buta, jadinya kalau mau nonton harus lewat televisi,” ujar Yu Marni, penjual Gudeg di bilangan Jalan Magelang.

Masyarakat yang menyaksikan gerhana matahari pagi tadi juga menontonnya tanpa perasaan was-was atau ketakutan. Beda seperti tahun 1983 di mana situasi Jogja tampak menyeramkan mengingat banyaknya ditemukan mayat bertato di tempat yang mudah ditemukan. Situasi mencekam ini membuat masyarakat merasa rumah menjadi tempat paling aman menyaksikan gerhana.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar