Pilkada Katrok, Angka Golput di Jogja Bisa Naik

Oleh Jatu Raya,

Angka Golput terus bertambah setiap Pilkada digelar. Di Sleman, angka Golput mencapai 31,50 persen pada Pilkada lima tahun lalu.

BERITA JOGJA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sejumlah Kabupaten di Jogjakarta berlangsung sepekan lagi. Masing-masing calon pun sudah mengeluarkan ide dan program selama masa kampanye untuk menarik masyarakat memilih mereka di TPS 9 Desember nanti. Sayangnya, apa yang dilakukan sejumlah calon saat masa kampanye berbuah banyak kritik.

Pilkada Elektronik

Istimewa

“Para calon enggak kreatif. Kampanye di jalan raya, mbleyer motor sak pol e, mengganggu pengendara lain sama orang-orang yang beraktivitas. Katrok,” kritik Pranada Haris, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berdomisili di Mlati, Sleman.

Selain pawai motor di jalan raya, sejumlah mahasiswa juga menyayangkan para oknum pembawa senjata tajam saat kampanye. Rekan Haris, Handa Yulianto, punya analisa soal hal ini. “Artinya apa, calon aja enggak bisa mengatur massa kampanye, bagaimana bisa mau mengatur rakyat nanti. Logikanya kan sederhana begitu aja,” sambung mahasiswa tingkat akhir UGM ini.

Halaman

1 2

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar