PKL Digugat Rp 1 Miliar, Pihak Keraton Turun Tangan

Pihak Keraton Jogja akan menemui pengusaha yang menggugat para PKL sebesar Rp1 Miliar.

BERITA JOGJA – KRT Nitinegoro, Anggota Tim Hukum Keraton Jogjakarta saat ditemui dalam acara jumpa pers di Panitikismo Keraton Jogjakarta mengatakan akan meminta klarifikasi pengusaha Eka Aryawan yang menuntut lima pedagang kaki di jalan Brigjen Katamso Kelurahan Prawirodirjan, Kecamatan Gondomanan Kota Jogjakarta sebesar Rp 1 miliar.

PKL

Dua dari lima PKL yang digugat Rp1 Miliar. (Foto: CahyoPE)

“Kami akan minta klarifikasi ke Pak Eka terkait masalah ini, kami akan cek juga perjanjian pas dulu mengajukan kekancingannya itu,” kata KRT Nitinegoro.

Nitinegoro juga mengatakan bahwa pihak Keraton Jogjakarta mengatakan prihatin dengan permasalahan yang menimpa para pedagang kaki lima tersebut.

“Kami prihatin kenapa urusan sama PKL harus keperadilan sampai tuntutannya miliaran dan itu tidak lazim, tapi mungkin sampai PN karena tidak ada kesepakatan,” kata KRT Nitinegoro.

Selain itu KRT Nitinegoro juga mengatakan kemungkinan besar akan mendengarkan permasalahan para pedagang kaki lima yang dituntut 1 miliar tersebut.

Pihak Keraton Yogyakarta juga berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Bagi Keraton Yogyakarta permasalahan ini sekaligus juga memberi pelajaran berharga, kedepannya jika moratorium pemberian surat ijin kekancingan sudah dicabut, pihak Keraton akan lebih berhati – hati dan lebih cermat dalam pemberian surat kekancingan.

“Kedepannya Keraton jelas akan lebih berhati – hati kalau memberi kekancingan terutama kalau sudah ada yang memanfaatkan, tapi yang pasti Keraton tidak mungkin memberikan dua surat kekancingan untuk satu lokasi yang sama,”kata KRT Nitinegoro.

KRT Nitinegoro juga menegaskan bahwa selama ini surat kekancingan yang diberikan sudah berdasarkan pada aturan yang berlaku.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar