PKL Malioboro Surati Walikota

Oleh Jatu Raya,

Surat berisi usulan dan saran pada Wali Kota agar dalam menata PKL Malioboro harus adil dan bijaksana.

BERITA JOGJA – Para Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro menyurati Walikota Jogja, Haryadi Suyuti. Surat berisi usulan dan saran pada Wali Kota agar dalam menata pedagang di Malioboro tidak menggunakan penggusuran.

Jalan Malioboro (Foto: Jatu)

Jalan Malioboro (Foto: Jatu)

Surat ini dibenarkan Sujarwo mewakili Paguyuban Pedagang Kawasan Malioboro (PKM). Pria yang akrab disapa Pakde Jarwo ini menuturkan selain permintaan tidak menggunakan cara penggusuran, para pedagang mengusulkan juga teknik penataan.

“Usulannya misa penataan lapak bisa dilakukan dengan memundurkan tempat berdagang agar tidak mengganggu aktivitas pejalan kaki dan soal transportasi umum sampai mekanisme bongkat muat dagangan pedagang. Kami masih ingin beraktivitas dan tidak kehilangan pekerjaan,” kata Pakde Jarwo.

Sebelumnya, para pedagang sempat mengeluhkan pendapatan usai penataan Malioboro, khususnya parkir. Jumlah penurunan pedagang bahkan sampai 50 persen dari pendapatan sebelum adanya penataan.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar