Polsek Wirobrajan Tangkap Pelaku Perusakkan SMA Muhammadiyah 7 Jogja

BERITA JOGJA – Polsek Wirobrajan mengamankan lima orang yang diduga melakukan perusakkan di SMA Muhammadiyah 7, Rabu (1/7). Saat kejadian, diduga pelaku lebih dari sepuluh orang. Kapolsek Wirobrajan, Kompol W Widya Mustika mengatakan, bahwa kejadian perusakkan dilakukan menggunakan kayu, batu, stik, dan pipa besi. Akibatnya, kaca jendela sekolah pecah dan spanduk-spanduk yang terpampang rusak. “Kejadian […]

BERITA JOGJA – Polsek Wirobrajan mengamankan lima orang yang diduga melakukan perusakkan di SMA Muhammadiyah 7, Rabu (1/7). Saat kejadian, diduga pelaku lebih dari sepuluh orang. Kapolsek Wirobrajan, Kompol W Widya Mustika mengatakan, bahwa kejadian perusakkan dilakukan menggunakan kayu, batu, stik, dan pipa besi. Akibatnya, kaca jendela sekolah pecah dan spanduk-spanduk yang terpampang rusak.

Perusakkan sekolah Muhammadiyah

Lima orang yang ditangkap karena melakukan perusakkan SMA Muhammadiyah 7. (Foto: Setio)

“Kejadian bermula saat M (18) dan DZ (19) membeli makan di warung makan di jalan Kapten Tendean Wirobrajan. Kemudian DZ mengajak M berfoto di depan SMA Muhammadiyah 7 dengan niat membully,” kata Kompol Widya.

Satpam sekolah yang melihat perbuatan mereka menjatuhkan plakat besi untuk membubarkan dua pemuda tersebut. Tak terima diusir satpam, keduanya pergi dengan memaki-maki. Sesampainya di warung makan, keduanya melaporkan kejadian itu kepada teman-temannya. “Kemudian rombongan pemuda tersebut dengan berjalan kaki menuju sekolah dengan membawa kayu, batu, stik dan pipa besi merusak kampus tersebut,” katanya.

Satpam yang sedang berjaga kemudian menghubungi pihak Polsek Wirobrajan untuk meminta bantuan. Tak berselang lama, petugas datang dengan mobil patrol untuk membubarkan pelaku. “Saat kami datang, mereka masih melempari sekolah itu. Baru setelah mereka sadar ada polisi mereka berlarian,” terangnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar