Potensi Wisata Hari Pasaran di Sleman

Hari pasaran bisa saja jadi tempat wisata asalkan memenuhi kriteria yang ditentukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

BERITA JOGJA – Tercatat tiga Pasar di Sleman yang merayakan hari pasaran. Ada Pahingan di Pasar Sleman, Kliwon di Pasar Cebongan, dan Legi di Pasar Godean. Para pedagang dengan tikar atau terpalnya masing-masing di tiap pasaran menggelar dagangannya masing-masing. Ada perlengkapan rumah, pakaian, elektronik, hingga pengobatan tradisional riuh di pasar yang telah ditentukan.

Kebiasaan masyarakat di Sleman untuk berkunjung ke pasaran sudah berlangsung bergenerasi lamanya. Keterbiasaan itu juga makin menjadi karena harga yang dipatok pedagang di hari pasaran sangat terjangkau dan murah. Kalau beruntung juga akan mendapatkan barang atau benda klasik.

Wisata

Budi menunjukkan salah satu koleksinya di Pasar Paing. (Foto: Aristides)

Banyaknya pengunjung pasaran sempat menelurkan ide dari sejumlah pedagang agar pemerintah turun tangan mendorong pasaran. Sebab, jika dikelola dengan baik dan benar, pasaran berpotensi jadi tempat wisata belanja tradisional. Budi, salah seorang pedagang buku bekas yang sudah lima tahun berdagang di Paingan mengungkapkan bahwa potensi pasar dijadikan tempat pariwisata sangat terbuka lebar.

“Bayangkan kalau dipromosikan sampai ke luar negeri. Wisatawan asing kan senang sama hal-hal unik kalau main ke Jogja. Di pasaran inilah bakal ketemu barang-barang antik, unik, ayam berwarna, obat tradisional, tabib, sampai hal yang lainnya,” katanya ditemui di lapaknya.

Usulan yang sama dikemukakan Nufus Irayani, pedagang ponsel bekas di Pasaran Kliwon Cebongan. Ia mengusulkan agar pihak pemerintah dalam hal ini Pemkab mau mempromosikan secara besar-besaran apa itu hari pasaran di Sleman agar bisa jadi salah satu destinasi wisata. “Pasaran ki warisan lho.Kalau dipromosikan, kami kami yang wong cilik yang untung. Moga-moga terketuk ya Mas, hatinya,” pintanya.

Halaman

1 2

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar