Maya

Profil Maya Kurnia Indri, Atlet Voli Indonesia

Oleh Jatu Raya,

BERITA JOGJA – Jika Kazakhstan punya Sabina Altynbekova, Indonesia punya atlet voli yang tak kalah cantik dan hebatnya. Dia adalah Maya Kurnia Indri. Atlet Pelatnas kelahiran 17 Februari 1992 ini tak pernah membuat mata penikmat voli lelah melihatnya beraksi di lapangan. Selain cantik, kecepatannya di lapangan tak jarang membuat penonton berdecak kagum. Maya menceritakan pengalamannya […]

BERITA JOGJA – Jika Kazakhstan punya Sabina Altynbekova, Indonesia punya atlet voli yang tak kalah cantik dan hebatnya. Dia adalah Maya Kurnia Indri. Atlet Pelatnas kelahiran 17 Februari 1992 ini tak pernah membuat mata penikmat voli lelah melihatnya beraksi di lapangan. Selain cantik, kecepatannya di lapangan tak jarang membuat penonton berdecak kagum.

Maya Kurnia Indri

Istimewa

Maya menceritakan pengalamannya ketika pertama kali bergabung di Pelatnas dengan para pemain senior. Ketika itu usianya masih 15 tahun. Meski masih muda, ia langsung menyedot perhatian ketika menyabet MVP Livoli tahun 2013.

Maya memang jadi salah satu andalan di Timnas setelah masuk Pelatnas. Posisi itu tidak diraihnya dengan mudah, namun dengan latihan keras. Apalagi posisinya sebagai quicker. Tiap hari Maya berlari lima sampai tujuh kilometer dan latihan keras lainnya.

“Latihan lompat vertikal, dan latihan otot tangan. Juga latihan blocking, tiap hari sama tosser sekitar 15 menit,” ceritanya

Sejak bersekolah di SMAN 1 Manyar, Gresik, Jawa Timur,kemampuannya sudah diakui. Ia bergabung tim inti klub Petrokimia Gresik. Penampilannya ternyata memikat para penonton.  Dari Gresik itulah voli membawa Maya ke berbagai kota, termasuk ke Vietnam dan masuk tim sebagai pemain termuda.

“Dukungan keluarga selalu paling utama. Juga para senior dan pemain lain. Kita sekarang lebih enjoy aja. Curhat bareng juga habis latihan,” tutupnya.

Dapatkan Berita Jogja Terbaik Setiap Harinya

Komentar